Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Gaya Hidup

Pipi Tambah Berisi Ternyata Tumor, Wanita Jambi Bagikan Pengalaman Lawan Kanker Rahang

Siapa sangka, pipi yang terlihat lebih tembam bisa menjadi tanda bahaya. Seorang wanita asal Jambi, Della Putriara, membagikan kisahnya saat menyadari bahwa pipinya yang tampak chubby ternyata adalah gejala kanker rahang.

Rini Azhari
Rini Azhari
Penulis NaraCerita
-03 Juli 2026 -13:06:00 WIB
Ukuran teks
Pipi Tambah Berisi Ternyata Tumor, Wanita Jambi Bagikan Pengalaman Lawan Kanker Rahang

Bagi banyak perempuan, pipi yang chubby sering dianggap sebagai tanda gemuk atau mungkin efek dari pola makan. Namun, tidak bagi Della Putriara, seorang wanita 31 tahun asal Jambi. Ia justru harus berjuang melawan kanker rahang setelah mengetahui bahwa pembengkakan di pipi kanannya bukan sekadar lemak tubuh.

Awalnya Dikira Gendut

Della mengaku awalnya tidak curiga dengan perubahan di wajahnya. Pipi kanannya tampak lebih berisi, dan ia menganggap itu karena kenaikan berat badan. Namun, seiring waktu, ia menyadari bahwa pembengkakan hanya terjadi di satu sisi. Tidak hanya itu, gusinya juga mulai membengkak dan sering berdarah tanpa rasa sakit.

“Aku pikir lagi gemukan, tapi anehnya cuma di sebelah kanan. Ada bengkak di gusi, tidak sakit, tapi sering berdarah,” ungkap Della dalam wawancaranya dengan media.

Diagnosis Kanker Mandibula

Setelah berkonsultasi dengan dokter bedah mulut dan menjalani rontgen serta CT scan, Della dirujuk ke dokter onkologi. Hasilnya, ia didiagnosis menderita kanker mandibula atau kanker rahang bawah. Tumor sudah merusak sebagian tulang rahang dan menyebar ke kelenjar getah bening. Dokter menyarankan operasi segera.

Menurut penjelasan medis yang diterima Della, penyebab kanker tidak selalu jelas. Sekitar 30 persen kasus terkait faktor keturunan, sementara 70 persen lainnya dipengaruhi gaya hidup dan lingkungan, seperti kebiasaan merokok atau infeksi virus tertentu.

Gejala Kanker Rahang yang Harus Diwaspadai

Kanker rahang seringkali tidak menimbulkan gejala di tahap awal. Namun, saat tumor mulai membesar, beberapa tanda bisa muncul. Berikut gejala yang perlu Anda perhatikan:

  • Benjolan atau pembengkakan di rahang, bisa nyeri atau tidak
  • Luka di mulut yang tidak kunjung sembuh atau mudah berdarah
  • Bercak merah atau putih di rongga mulut yang menetap
  • Kesulitan menelan atau membuka mulut
  • Gigi goyang tanpa sebab jelas
  • Matirasa atau kesemutan di bibir bawah atau dagu

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Pesan untuk Para Wanita

Kisah Della mengingatkan kita bahwa perubahan kecil pada tubuh bisa menjadi sinyal bahaya. Jangan abaikan tanda-tanda yang tidak biasa, terutama jika hanya terjadi di satu sisi. Kanker rahang memang jarang, tapi bisa menyerang siapa saja. Kenali tubuh Anda, dan segera periksakan jika ada yang terasa aneh.

Rini Azhari
Rini Azhari

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita