Pantun bukan cuma identik dengan budaya Melayu yang kaku. Jika dikemas dengan humor, pantun bisa menjadi media hiburan yang asyik. Baik untuk ice breaking di acara kumpul keluarga, teman, atau sekadar nge-gombal, pantun lucu selalu punya tempat di hati.
Pantun Lucu 2 Baris: Singkat, Padat, Bikin Ngakak
Pantun pendek ini cocok banget buat chat lucu atau status media sosial. Berikut pilihan paling kocak:
- Ada keringat tanda gerah / Jangan semangat, tetap menyerah
- Ikan hiu nabrak tiang / I love you tiang
- Bayar cilok pake dolar / Boleh minta?
- Makan gulali di pinggir kali / Hidup cuma sekali, ayo jajan lagi
- Dahulu gitaris sekarang komedian / Biar laris, kasihlah harga kawan
- Siang-siang manjat pohon bakau / Memang agak lain kau
- Malam Senin sepi sendiri / Tenang, kukirim Annabelle untuk temani
- Ikan hiu makan tomat / Yang baju biru cantik amat
- Diajak mertua pergi ke sauna / Tanggal tua bikin merana
- Ada barbel di danau / Nggak level lah yauu
- Jamblang merah di dinding / Jangan marah, just kidding!
- Dua tiga gunung meletus / Pinjam dulu seratus
- Burung perkutut burung kutilang / Kamu kentut tidak bilang-bilang
- Bawa kostum pake troli / Assalamualaikum, sanak famili
- Lagi banjir ke Menteng beli nasi uduk / Minggir, orang ganteng mau duduk
- Rumah Joglo rumah antik / Biar jomblo yang penting cantik
- Gajah nangis lari ke parit / Gaji habis dompet menjerit
- Mobil baru pemberian papa / Hei kamu, nama Instagram-nya apa?
- Tamasya ke Ciamis naik andong / Nona manis kenalan dong
- Ikan pari di atas tandu / Tak jumpa sehari berasa sewindu
Pantun Lucu 4 Baris: Lengkap dengan Sampiran dan Isi
Kalau ingin pantun yang lebih naratif, ini dia yang pas buat lawakan bareng teman atau keluarga:
- Ada tamu masak bakwan / Tidak lupa sajikan di nampan / Ketika kamu merasa kesepian / Ingatlah bahwa kamu sendirian
- Disuruh Bunda pergi belanja / Beli minyak juga terigu / Aku siap berangkat kerja / Ternyata ini hari minggu
- Beli televisi bentuk persegi / Kaki meja segitiga sama sisi / Pergi pagi pulang pagi / Demi mencari sesuap sushi
- Menunggu bus kota di Senayan / Pulangnya naik kereta ke Kebayoran / Selamat datang oma yang dermawan / Berilah uang untuk cucumu yang rupawan
- Mengejar maling sampai lari / Malingnya sembunyi di rumah Putri / Siapa tak menjerit di malam hari / Lihat Mbak Siti Berjubah putih
- Antar Bunda pergi ke arisan / Rupanya sudah ramai ibu-ibu / Tengah malam lapar tak tertahan / Dikira tebu ternyata kunyah bambu
- Pulang olahraga sarapan bihun / Belinya antri di kedai Selatan / Biarpun jomblo bertahun-tahun / Yang penting masih disayang Tuhan
- Pergi ke kandang ambil perkutut / Sekalian beri makan kakatua / Kalau diajak main saya ikut / Kalau enggak diajak, saya ikut juga
- Malam ini ke pameran / Hari Senin ke penghulu / Nenek beti terheran-heran / Lihat kakek main gundu
- Bikin kerajinan dari anyaman / Hasilnya dijual oleh paman ke kota / Hati adik gelisah seharian / Belum dapat jajan dari kakak tercinta
- Masak agar pakai santan / Petik kelapa di kebun Kinan / Daripada ingat mantan / Mending kamu ingat jemuran
- Belajar tari pakai selendang / Latihan sekali bikin ambyar / Ayo kita makan nasi padang / Tapi nanti kamu yang bayar
- Di pesta banyak pria / Janjikan cinta penuh rayu / Kalau kamu suka dia / Jangan malu bilang i love you
- Ajak si Rohman main kasti / Hari ini tak bisa mintanya lusa / Adik tertawa tak henti-henti / Lihat kawannya dikejar angsa
Gunakan pantun-pantun ini di berbagai kesempatan, dari sekadar chat lucu, status WA, sampai acara kumpul-kumpul. Dijamin bikin suasana tambah seru dan penuh tawa!
Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.
Suka artikel ini?
Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.