Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Kesehatan Keluarga

Cara Move On yang Sehat dan Efektif untuk Ibu Multiperan

Proses move on setelah putus cinta memang tidak mudah, apalagi bagi ibu yang harus menjalani banyak peran sekaligus. Tapi, dengan langkah yang tepat, kamu bisa melewati masa sulit ini sambil tetap merawat diri dan keluarga. Yuk, simak cara-cara sehat dan ampuh untuk kembali pulih.

Mutiara Salimah
Mutiara Salimah
Penulis NaraCerita
-29 Juli 2026 -03:03:00 WIB
Ukuran teks
Cara Move On yang Sehat dan Efektif untuk Ibu Multiperan

Putus cinta adalah bagian dari hidup yang menyakitkan, terutama bagi ibu yang sudah terbiasa mengurus orang lain. Namun, penting untuk diingat bahwa perasaan sedih, marah, dan kecewa adalah wajar. Kuncinya adalah berdamai dengan emosi, bukan melawan atau menekannya. Proses ini butuh waktu, dan setiap perempuan punya ritmenya sendiri.

Terima dan Kelola Emosi dengan Lembut

Langkah pertama untuk move on adalah mengakui bahwa hubungan telah berakhir. Berhentilah berharap pada masa lalu. Izinkan dirimu untuk berduka—menangis, kesal, atau kecewa adalah bagian dari penyembuhan. Jangan menyalahkan diri sendiri; hubungan adalah tanggung jawab dua pihak. Coba tuangkan perasaanmu dalam jurnal atau tulisan. Ini membantu mengenali emosi dan melepaskan beban.

Buat Batasan Sehat dan Rutinitas Baru

Agar proses move on lebih lancar, penting untuk menjauh dari pemicu kenangan. Terapkan aturan tanpa kontak dengan mantan, setidaknya untuk sementara. Hapus atau sembunyikan nomornya, dan singkirkan barang-barang kenangan. Berhenti memantau media sosialnya karena hanya akan memperlambat pemulihan. Sebagai gantinya, isi waktu dengan kegiatan positif: olahraga, hobi baru, atau bergabung dengan komunitas. Aktivitas fisik seperti jalan kaki atau yoga juga membantu memperbaiki suasana hati.

Fokus pada Diri Sendiri dan Kesehatan Mental

Setelah emosi mereda, arahkan energi untuk membangun kembali dirimu. Belajar mencintai diri sendiri—rawat penampilan, penuhi kebutuhan emosional, dan beri waktu untuk diri sendiri. Latih mindfulness dengan menyadari perasaan tanpa menghakimi. Coba lihat kisahmu dari sudut pandang orang lain untuk mendapatkan perspektif baru. Memaafkan mantan dan diri sendiri adalah langkah penting; dendam hanya akan menyakiti hatimu sendiri.

Bangun dukungan dari orang-orang terdekat, seperti sahabat atau keluarga. Ceritakan perasaanmu kepada mereka. Kamu tidak sendirian. Ingat, proses move on bukan perlombaan. Beri dirimu ruang untuk pulih, dan percayalah bahwa suatu saat nanti kamu akan bangkit lebih kuat.

Mutiara Salimah
Mutiara Salimah

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita