Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Keluarga

Rahasia Sukses Menanam Buah Naga Kuning yang Manis dan Cepat Panen

Buah naga kuning memang punya daya tarik tersendiri dengan rasa manisnya yang legit dan warna kulitnya yang cerah. Bagi para ibu yang gemar berkebun di rumah, menanam buah eksotis ini bisa jadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. Yuk, simak panduan lengkapnya agar tanaman buah naga kuning di halaman rumah tumbuh subur dan cepat berbuah!

Sania Putri
Sania Putri
Penulis NaraCerita
-07 Agustus 2026 -13:01:00 WIB
Ukuran teks
Rahasia Sukses Menanam Buah Naga Kuning yang Manis dan Cepat Panen

Buah naga kuning, atau yang dikenal dengan nama ilmiah Selenicereus megalanthus, adalah salah satu jenis buah naga yang paling istimewa. Daging buahnya yang putih bersih dengan biji hitam kecil memiliki rasa super manis, bahkan konon lebih manis daripada buah naga merah atau putih. Tak heran, banyak yang menyebutnya sebagai buah premium dengan harga jual tinggi.

Menanam buah naga kuning sebenarnya tidak sulit, asalkan kita memahami karakteristik tanaman ini. Berbeda dengan buah naga merah yang lebih adaptif, buah naga kuning membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam hal penyiraman dan pemilihan media tanam. Nah, berikut ini langkah-langkah yang bisa Ibu ikuti untuk mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Mengenal Karakteristik Buah Naga Kuning

Tanaman ini termasuk keluarga kaktus yang tumbuh merambat. Batangnya lebih ramping dibanding buah naga merah, dan pertumbuhannya juga lebih lambat. Meski begitu, kelezatan buahnya sebanding dengan kesabaran yang kita berikan. Buah naga kuning menyukai sinar matahari penuh, minimal 8 jam sehari, dan tanah dengan drainase baik agar akarnya tidak mudah busuk.

Langkah-Langkah Menanam Buah Naga Kuning dari Stek

1. Memilih Bibit Unggul

Kunci utama keberhasilan adalah pemilihan bibit. Carilah batang stek dari tanaman induk yang sudah terbukti produktif dan sehat. Pastikan batang tidak cacat, bebas hama, dan berumur cukup tua. Bibit dari induk yang sudah sering berbuah biasanya lebih cepat beradaptasi dan berbuah.

2. Menyiapkan Stek Batang

Potong batang sepanjang 20-30 cm dengan pisau tajam yang bersih. Bagian atas dipotong rata, sedangkan bagian bawah dibuat miring untuk memperluas area keluarnya akar. Setelah dipotong, biarkan stek mengering di tempat teduh selama 3-5 hari. Tujuannya agar luka bekas potongan mengering dan tidak mudah busuk saat ditanam.

3. Menyemai Stek

Siapkan polybag berisi media semai yang gembur, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos. Tanam stek dengan posisi tegak, lalu letakkan di tempat yang terkena sinar matahari pagi. Siram secukupnya, jangan terlalu basah. Dalam beberapa minggu, akar dan tunas baru akan muncul. Bibit siap dipindah setelah tinggi tanaman mencapai 40-50 cm.

4. Menyiapkan Lahan dan Media Tanam

Bersihkan lahan dari gulma, lalu buat lubang tanam berukuran 40x40x40 cm dengan jarak antar lubang sekitar 2-3 meter. Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang matang, sekam padi, dan sedikit dolomit untuk menyeimbangkan pH tanah. Media tanam yang subur akan mendukung pertumbuhan akar dan batang yang kuat.

5. Memasang Tiang Penopang

Karena sifatnya yang merambat, buah naga kuning butuh tiang penopang yang kokoh. Gunakan tiang beton atau kayu setinggi 2 meter. Pastikan tiang tertanam kuat di tanah. Di bagian atas, bisa dipasang besi berbentuk lingkaran untuk tempat batang menjalar. Penopang yang baik akan memudahkan perawatan dan mencegah tanaman roboh.

6. Menanam Bibit

Lepaskan bibit dari polybag dengan hati-hati, lalu tanam di lubang yang sudah disiapkan. Timbun dengan media tanam sambil sedikit ditekan agar bibit berdiri kokoh. Ikat batang pada tiang dengan tali rafia secara longgar, jangan terlalu erat agar tidak melukai batang.

7. Perawatan Rutin

Siram tanaman secara teratur, terutama di musim kemarau. Namun, hindari genangan air. Saat memasuki masa berbunga, kurangi frekuensi penyiraman untuk memicu pembentukan buah. Berikan pupuk NPK dengan dosis seimbang setiap 2-3 minggu sekali. Lakukan juga pemangkasan cabang yang tidak produktif agar nutrisi terfokus pada buah.

Tips Tambahan agar Cepat Berbuah

  • Lakukan penyerbukan buatan di malam hari, karena bunga buah naga kuning mekar di malam hari dan diserbuki oleh kelelawar atau ngengat.
  • Jika memungkinkan, lakukan teknik grafting (sambung pucuk) dengan batang bawah buah naga merah agar tanaman lebih kuat dan cepat berbuah, bahkan bisa berbuah dalam 9 bulan.
  • Perhatikan kondisi tanah, pastikan tidak terlalu lembap dan memiliki pH 5,5-7.

Kapan Buah Naga Kuning Mulai Berbuah?

Dengan perawatan yang tepat, tanaman buah naga kuning dari stek biasanya mulai berbuah pada umur 1-2 tahun. Namun, jika menggunakan teknik grafting, waktu berbuah bisa lebih singkat. Kesabaran adalah kunci, karena hasil yang manis selalu membutuhkan proses.

Menanam buah naga kuning di rumah bukan hanya memberikan kepuasan tersendiri, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Dengan mengikuti panduan ini, semoga Ibu berhasil menikmati buah naga kuning hasil kebun sendiri. Selamat mencoba!

Sania Putri
Sania Putri

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita