Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Kesehatan Keluarga

Mark NCT Minta Maaf Usai Foto Kaus Kontroversial Tuai Kecaman

Penyanyi K-pop Mark NCT baru saja membuat pernyataan maaf setelah fotonya mengenakan kaus bergambar bendera Konfederasi Amerika Serikat viral dan menuai kritik dari penggemar. Agensinya mengaku tidak sengaja dan tidak mengetahui makna historis di balik simbol tersebut.

Hestia Ramadhani
Hestia Ramadhani
Penulis NaraCerita
-25 Juni 2026 -19:08:00 WIB
Ukuran teks
Mark NCT Minta Maaf Usai Foto Kaus Kontroversial Tuai Kecaman

Mark, personel grup K-pop NCT yang juga dikenal dengan nama Mark Lee, baru-baru ini menjadi sorotan setelah foto dirinya mengenakan kaus vintage bergambar bendera Konfederasi Amerika Serikat beredar luas di media sosial. Bendera tersebut merupakan simbol yang identik dengan perbudakan dan supremasi kulit putih selama Perang Saudara AS.

Permintaan Maaf Resmi dari Agensi

Agensi barunya, Upper Room, segera merilis pernyataan resmi pada Rabu (23/6) malam waktu setempat untuk meminta maaf. Dalam pernyataan berbahasa Inggris yang diunggah di media sosial, mereka menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan yang ditimbulkan oleh foto tersebut.

Agensi menjelaskan bahwa kaus itu dipilih semata-mata sebagai bagian dari busana vintage tanpa mempertimbangkan makna historis yang melekat. Mereka baru kemudian menyadari sensitivitas dan signifikansi sejarah dari gambar yang tertera pada pakaian tersebut. Upper Room juga menegaskan bahwa baik Mark maupun agensi tidak mendukung rasisme, ujaran kebencian, diskriminasi, ataupun segala bentuk intoleransi.

Kronologi Kontroversi

Kontroversi bermula saat foto Mark mengenakan kaus dengan gambar bendera Konfederasi beredar di berbagai komunitas daring dan platform media sosial. Banyak penggemar yang merasa tersinggung dan kecewa karena simbol tersebut sangat sensitif, terutama di tengah gerakan anti-rasisme yang masih bergema di seluruh dunia.

Upper Room mengakui bahwa mereka sudah berusaha memastikan simbol tersebut tidak muncul dalam konten resmi, namun sebuah foto lain yang masih memperlihatkan desain tersebut akhirnya terunggah dan memicu kritik yang lebih luas. Agensi kini berjanji akan lebih berhati-hati dalam memilih properti dan pakaian untuk konten di masa depan.

Hestia Ramadhani
Hestia Ramadhani

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita