Jet Li, aktor kawakan yang namanya melegenda di dunia film laga, baru-baru ini menjadi perbincangan hangat setelah membuka suara soal tuduhan pilih kasih terhadap anak-anaknya. Lewat kanal YouTube pribadinya, ia membeberkan fakta mengejutkan soal masa depan kedua putri sulungnya.
Fakta di Balik Tuduhan Pilih Kasih
Beredar rumor di media sosial Tiongkok yang menyebut Jet Li lebih memprioritaskan dua putrinya dari pernikahan kedua dengan Nina Li Chi, yaitu Jane (26) dan Jada (23). Namun, dalam wawancara yang juga menjadi ajang promosi buku memoarnya, Beyond Life And Death: The Way Of True Freedom, Jet Li menegaskan bahwa kedua putri sulungnya dari pernikahan pertama dengan Huang Qiuyan, Si dan Taimi, sudah mendapatkan jaminan finansial yang sangat baik.
Istri Kedua yang Bertanggung Jawab
Yang menarik, jaminan tersebut justru datang dari sang istri kedua, Nina Li Chi. Sebelum menikah, Nina sudah berjanji akan memperlakukan kedua putri tirinya dengan baik. "Dia berkata, 'Aku akan membiayai sekolah mereka. Aku akan mengurus semuanya. Kamu tidak perlu khawatir'," ungkap Jet Li. Dan terbukti, Nina telah menyiapkan dana khusus untuk Si dan Taimi yang nilainya cukup untuk menjamin kehidupan mereka hingga usia 100 tahun.
Kehidupan Anak-anak yang Terjamin
Jet Li menambahkan bahwa dana tersebut sudah lebih dari cukup. "Bahkan jika mereka tidak bekerja, mereka tetap akan memiliki uang. Kalau mereka bekerja, mereka hanya perlu mengurus diri sendiri dan ibu mereka," ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan Nina sudah tidak membutuhkan harta tersebut karena kondisi finansial mereka sudah sangat baik.
Hubungan Harmonis di Balik Layar
Selama ini, keluarga memilih bungkam terhadap isu pilih kasih. Namun, atas permintaan kedua putri sulungnya yang merasa tuduhan itu tidak adil bagi sang ayah, Jet Li akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan hubungan keempat putrinya tetap harmonis. Jada, putri bungsunya, bahkan membenarkan bahwa Si dan Taimi selalu memberikan perhatian ketika ada kesempatan. Mereka rutin berkumpul setidaknya setahun sekali, baik di Singapura maupun Amerika Serikat.
Refleksi Seorang Ayah
Meski demikian, Jet Li mengakui bahwa dirinya memang lebih terlibat dalam membesarkan dua putri dari pernikahan keduanya. Ia menjelaskan bahwa pada masa membesarkan Si dan Taimi, dirinya lebih fokus mengejar karier. Baru setelah krisis finansial Asia pada 1997, ia mulai merenung dan memutuskan untuk menjadi ayah yang lebih hadir. "Saya dulu berpikir memberikan uang yang cukup dan pendidikan yang baik sudah cukup. Namun, memberikan uang saja ternyata tidak cukup," tuturnya.
Perubahan besar lainnya terjadi ketika Jada mengalami masalah kesehatan mental. Jet Li mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada sang putri karena telah mengubah cara pandangnya sebagai seorang ayah. "Kamulah yang mengubah hidupku sehingga aku menjadi seorang ayah yang sesungguhnya. Sebelum itu, aku hanya setengah menjadi seorang ayah," kata Jet Li.
Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.
Suka artikel ini?
Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.
