Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Keluarga

Rahasia Stimulasi agar Bayi Cepat Merangkak, Yuk Coba Bareng Si Kecil

Melihat si kecil mulai bergerak aktif adalah momen yang dinanti setiap orang tua. Merangkak menjadi salah satu tonggak perkembangan motorik yang penting, tapi setiap bayi punya waktunya sendiri. Agar proses ini lebih lancar dan menyenangkan, Bunda bisa memberikan stimulasi sederhana di rumah.

Salsabila Wahyudi
Salsabila Wahyudi
Penulis NaraCerita
-04 Juli 2026 -17:00:00 WIB
Ukuran teks
Rahasia Stimulasi agar Bayi Cepat Merangkak, Yuk Coba Bareng Si Kecil

Setiap bayi memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda. Umumnya, mereka mulai merangkak di usia 7-12 bulan, tapi ada juga yang melewati fase berguling dulu. Nah, peran Bunda di sini sangat penting untuk mendukung agar otot-otot si kecil semakin kuat dan siap merangkak. Yuk, simak ide stimulasi berikut!

1. Tummy Time Rutin

Tummy time atau tengkurap adalah latihan dasar yang sangat efektif. Lakukan di matras atau selimut, dan ajak si kecil bicara atau bernyanyi agar ia betah. Mulai sejak lahir dengan durasi singkat, lalu tingkatkan bertahap. Jangan lupa selalu awasi ya, Bunda.

2. Ajak Main di Lantai

Bermain bersama di lantai membuat bayi lebih semangat bergerak. Gerakkan mainan ke kiri dan kanan di depan wajahnya, atau ajak membalik halaman buku bergambar. Aktivitas ini melatih koordinasi mata dan tangan.

3. Taruh Mainan di Luar Jangkauan

Letakkan mainan favorit sedikit lebih tinggi atau agak jauh dari si kecil. Ini akan memotivasinya untuk mengangkat kepala, menopang tubuh, dan meraih mainan. Saat ia sudah mulai bergerak, buat rintangan dari bantal atau guling agar lebih menantang. Bermain cilukba juga bisa jadi pemanasan yang seru!

4. Contoh Gerakan Push-Up

Berbaringlah di lantai dan tunjukkan gerakan seperti push-up. Si kecil akan meniru dorongan tangan yang menopang tubuh. Bunda bisa membantu dengan menahan dadanya agar ia merasa aman saat mencoba.

5. Latihan Posisi Tangan dan Lutut

Jika bayi sudah mulai mencoba merangkak, bantu ia bergerak maju-mundur dengan posisi tangan dan lutut. Iringi dengan musik atau lagu seperti 'The Wheels on the Bus' agar lebih asyik.

6. Batasi Alat Penahan Gerak

Kursi makan, stroller, atau car seat memang praktis, tapi jika terlalu lama digunakan bisa menghambat latihan otot. Beri si kecil lebih banyak waktu bebas di lantai agar otot-ototnya aktif bergerak.

7. Merangkak Bareng

Bunda bisa menjadi contoh langsung dengan merangkak di lantai bersama si kecil. Ajak kakak atau anggota keluarga lain ikut serta. Cara ini membuat bayi lebih cepat meniru dan merasa senang.

Itulah beberapa stimulasi yang bisa Bunda coba. Ingat, setiap anak unik, jadi nikmati setiap prosesnya ya. Selamat mencoba!

Salsabila Wahyudi
Salsabila Wahyudi

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita