Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Kesehatan Keluarga

Variasi MPASI Jagung yang Lezat dan Bergizi untuk Si Kecil

Jagung bukan hanya mudah ditemukan, tapi juga kaya akan vitamin B, mineral, dan antioksidan yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Yuk, coba beberapa resep MPASI jagung yang praktis dan disukai anak!

Sri Rahayu
Sri Rahayu
Penulis NaraCerita
-05 Juli 2026 -11:01:00 WIB
Ukuran teks
Variasi MPASI Jagung yang Lezat dan Bergizi untuk Si Kecil

Jagung merupakan salah satu bahan makanan yang sangat baik untuk MPASI karena kandungan nutrisinya yang lengkap. Selain mengandung vitamin B, jagung juga kaya akan zinc, magnesium, zat besi, dan antioksidan yang mendukung kesehatan mata si kecil. Namun, penting untuk menyajikan jagung dengan tekstur yang tepat agar bayi tidak tersedak. Untuk bayi usia 6 bulan, jagung harus dihaluskan hingga lembut, baru kemudian dicampur dengan bahan lain atau disajikan sebagai puree tunggal.

Tips Menyajikan Jagung untuk Bayi

Sebelum memperkenalkan jagung, pastikan teksturnya sudah benar-benar halus. Hindari memberikan biji jagung utuh hingga bayi berusia sekitar 12-18 bulan, tergantung kemampuan mengunyahnya. Anda bisa merebus jagung terlebih dahulu, lalu menghaluskannya dengan blender atau saringan. Jika terlalu kental, tambahkan ASI, susu formula, atau air matang untuk mendapatkan kekentalan yang pas.

Resep MPASI Jagung Pilihan

Berikut beberapa resep MPASI jagung yang bisa Anda coba di rumah. Semua resep ini mudah dibuat dan kaya nutrisi.

1. Puree Jagung Manis, Telur, dan Tahu

Bahan-bahan: 30 gram jagung manis pipil, 20 gram tahu putih, 40 gram telur ayam kampung, 150 ml ASI/susu formula, 100 ml air.
Cara membuat: Rebus telur hingga matang, kupas dan potong kecil. Masak jagung dan tahu dalam air hingga matang. Masukkan semua bahan ke blender bersama ASI/susu formula, haluskan, lalu saring. Sajikan hangat.

2. Bubur Jagung Manis, Brokoli, dan Ayam

Bahan-bahan: 40 gram jagung manis pipil, 30 gram brokoli, 30 gram daging ayam cincang, 20 gram tahu, 10 gram susu formula bubuk, 150 ml air.
Cara membuat: Rebus jagung, brokoli, ayam, dan tahu dalam air hingga matang. Blender semua bahan hingga halus, lalu campur dengan susu formula bubuk. Aduk rata dan sajikan.

3. Puree Jagung, Bayam, dan Tahu

Bahan-bahan: 30 gram jagung manis pipil, 20 gram bayam, 40 gram tahu, 200 ml air.
Cara membuat: Masukkan jagung, bayam, dan tahu ke dalam panci, tambahkan air. Masak hingga matang, lalu blender dan saring. Tuang ke mangkuk dan sajikan.

4. Bubur Jagung, Daging, dan Oat

Bahan-bahan: 30 gram nasi putih, 30 gram oatmeal, 30 gram daging giling, daun seledri secukupnya.
Cara membuat: Kukus jagung dan daging hingga matang. Campur dengan oatmeal dan seledri, blender dengan sedikit air matang hingga halus. Sajikan selagi hangat.

5. Puree Jagung Pisang

Bahan-bahan: 80 gram jagung muda, 60 gram pisang matang.
Cara membuat: Serut jagung muda, lalu kukus hingga empuk. Potong pisang dadu. Blender jagung dan pisang hingga halus, tambahkan air jika perlu. Sajikan segera.

6. Bubur Melon Jagung Manis

Bahan-bahan: 70 gram daging melon, 20 gram jagung manis pipil, 6 sdm ASI/air matang.
Cara membuat: Rebus jagung dalam 50 ml air hingga empuk. Blender semua bahan hingga lembut, saring, dan berikan pada bayi.

7. Bubur Kanju Rumbi Ayam dan Udang

Bahan-bahan (3 porsi): 60 gram nasi putih, 30 gram daging ayam, 20 gram udang, 15 gram wortel, 15 gram jagung pipil, 15 ml santan, 350 ml kaldu ayam, 2 lembar daun pandan, bumbu halus (bawang merah, bawang putih, kapulaga, ketumbar, kayu manis, cengkeh, merica, jintan, pekak, pala), 50 gram pepaya.
Cara membuat: Rebus ayam setengah matang, potong dadu. Rebus udang hingga berubah warna, buang kulit, potong. Tumis bumbu halus dengan daun pandan, tambahkan kaldu, masak nasi hingga lunak. Masukkan ayam, udang, wortel, jagung, masak hingga matang. Saring sesuai tekstur, sajikan dengan pepaya.

Semua resep di atas bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan usia bayi. Pastikan tekstur makanan sesuai tahap perkembangan si kecil, dan jangan lupa untuk memperkenalkan satu bahan baru dalam satu waktu untuk memantau alergi.

Sri Rahayu
Sri Rahayu

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita