Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Keluarga

Acha Septriasa Buka Suara soal Co-Parenting: Perjuangan Ibu Tangguh di Tengah Jarak

Setelah resmi bercerai dari Vicky Kharisma, Acha Septriasa kembali menyuarakan perasaannya sebagai seorang ibu. Lewat unggahan emosional di media sosial, ia mengungkap perjuangan menjalani pengasuhan bersama (co-parenting) di dua negara dan berjanji akan terus berjuang demi sang buah hati.

Salsabila Wahyudi
Salsabila Wahyudi
Penulis NaraCerita
-30 Juli 2026 -09:01:00 WIB
Ukuran teks
Acha Septriasa Buka Suara soal Co-Parenting: Perjuangan Ibu Tangguh di Tengah Jarak

Perjalanan rumah tangga memang tak selalu berjalan mulus. Setelah melalui proses panjang, Acha Septriasa dan Vicky Kharisma resmi bercerai pada Mei 2025. Namun, bagi seorang ibu, peran sebagai orang tua tak pernah berakhir. Hal inilah yang dirasakan Acha saat harus menjalani co-parenting dengan mantan suaminya.

Dalam unggahan Instagram terbarunya, aktris sekaligus penyanyi ini membagikan momen kebersamaan dengan putri semata wayangnya, Bridgia Kalina Kharisma atau yang akrab disapa Brie, di sebuah pantai. Foto-foto itu menjadi pengingat bahwa meski jarak memisahkan, cinta seorang ibu tak pernah pudar.

Co-Parenting Lintas Negara: Pelajaran Berharga tentang Waktu dan Cinta

Acha mengaku bahwa menjalani pengasuhan bersama antara Indonesia dan Australia memberikan banyak pelajaran. Baginya, waktu bersama anak adalah hal paling berharga yang tak bisa digantikan oleh apa pun. “Menjalani pengasuhan bersama di dua negara telah mengajarkan saya bahwa waktu bersama sangat berharga dan cinta tidak mengenal jarak,” tulis Acha dengan penuh haru.

Namun, di balik keindahan momen itu, ada perjuangan yang tak terlihat. Acha mengungkapkan bahwa keputusan pengaturan pengasuhan terbaru sangat berat untuk diterima. “Tidak bisa memeluk putri saya membuat hati saya hancur,” curhatnya. Perasaan kehilangan dan rindu menjadi bagian dari kesehariannya, tetapi ia memilih untuk tetap tegar.

Janji Seorang Ibu: Berjuang Demi Masa Depan Brie

Di balik kesedihan, Acha bertekad untuk terus berjuang. Ia berjanji akan menciptakan kehidupan yang aman dan stabil bagi dirinya dan Brie. “Ibu berjuang setiap hari untuk menciptakan kehidupan yang aman dan stabil untuk kita. Semua yang saya lakukan adalah untukmu, dan saya berjanji kita akan bersama lagi,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Acha juga menguatkan dirinya sendiri dengan keyakinan bahwa waktu akan menjawab segalanya. “Waktu yang akan menjawab. Kita akan selalu lebih kuat bersama,” tegasnya. Dukungan dari orang-orang terdekat, seperti Lorna dan Lydia, turut menjadi penyemangat dalam perjalanan barunya.

Babak Baru Dimulai

Unggahan Acha ditutup dengan kalimat penuh harapan: “Babak baru dimulai!” Meskipun pernikahannya dengan Vicky telah usai, keduanya tetap berkomitmen menjalankan peran sebagai orang tua untuk Brie. Acha menunjukkan bahwa menjadi ibu tetaplah prioritas utama, apa pun yang terjadi.

Kisah Acha ini menjadi inspirasi bagi banyak ibu yang mungkin mengalami situasi serupa. Perjuangan co-parenting memang tak mudah, tapi dengan cinta dan keteguhan hati, segalanya bisa dijalani. Semoga Acha dan Brie selalu diberikan kekuatan untuk melewati setiap babak kehidupan.

Salsabila Wahyudi
Salsabila Wahyudi

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita