Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Gaya Hidup

Komunitas Jadi Kunci Wanita Karier Tetap Aktif di Tengah Kesibukan

Punya niat olahraga tapi selalu kalah sama deadline dan jadwal meeting? Kamu tidak sendirian. Ternyata bergabung dengan komunitas bisa jadi solusi jitu agar tetap aktif tanpa merasa terbebani.

Salsabila Wahyudi
Salsabila Wahyudi
Penulis NaraCerita
-15 September 2026 -12:04:00 WIB
Ukuran teks
Komunitas Jadi Kunci Wanita Karier Tetap Aktif di Tengah Kesibukan

Bagi banyak wanita karier, menjaga rutinitas olahraga memang jadi tantangan tersendiri. Padahal, tubuh yang sehat dan bugar sangat mendukung produktivitas kerja. Kabar baiknya, ada cara cerdas untuk tetap aktif: bergabung dengan komunitas olahraga.

Olahraga Kini Jadi Gaya Hidup dan Ruang Sosialisasi

Olahraga tidak lagi sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran. Kini, banyak orang menjadikannya bagian dari gaya hidup, bahkan sarana bersosialisasi. Popularitas lari dan bersepeda terus meningkat, diiringi tumbuhnya komunitas kebugaran di berbagai daerah.

Bagi sebagian orang, olahraga menjadi waktu untuk diri sendiri (me time), kesempatan berkumpul bersama keluarga, hingga memperluas jaringan pertemanan. Riset Populix mencatat lebih dari 80 persen pekerja rutin berolahraga. Dari jumlah itu, 60 persen menjadikannya me time, 53 persen untuk quality time bersama keluarga, dan 40 persen untuk membangun networking.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melihat perkembangan budaya olahraga ini sebagai hal positif karena membuka ruang sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Kendala Terbesar: Waktu dan Motivasi

Meski kesadaran berolahraga meningkat, konsistensi tetap jadi masalah. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 37,4 persen penduduk masih kurang melakukan aktivitas fisik. Alasan utamanya adalah keterbatasan waktu (48,7 persen), rasa malas atau kurang motivasi (32,6 persen), dan tidak punya teman olahraga (9,8 persen).

Sementara itu, survei NIQ 2025 menunjukkan 46 persen konsumen Indonesia sudah mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan. Artinya, niat hidup sehat mulai tumbuh, tetapi butuh dukungan agar menjadi kebiasaan.

Salah satu solusinya adalah menghadirkan aktivitas yang fleksibel sekaligus memberi kesempatan berolahraga bersama komunitas.

Program Virtual yang Mengajak Lebih Aktif

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali menggelar PRUActive Virtual 2026 dengan tema #JadiVersiTerhebatmu. Program yang berlangsung 15 Agustus hingga 6 September 2026 ini menawarkan tantangan olahraga virtual gratis berupa jalan, lari, dan bersepeda.

Peserta bisa mengikuti aktivitas kapan saja dan di mana saja, sehingga olahraga dapat disesuaikan dengan rutinitas harian. Tak hanya virtual, program ini juga dilengkapi Community Offline Run dan edukasi kesehatan di sejumlah kota.

Hingga program berakhir, lebih dari 10.000 peserta ikut bergerak aktif melalui berbagai aktivitas virtual. Community Offline Run digelar di lima kota—Jakarta, Yogyakarta, Palembang, Medan, dan Bali—sepanjang Agustus 2026, diikuti lebih dari 250 peserta.

PRUActive sendiri merupakan inisiatif berkelanjutan Prudential Indonesia sejak 2023, hadir dalam berbagai format seperti PRUActive Family, PRUActive Community, dan PRUActive Virtual. Hingga kini, rangkaian PRUActive telah melibatkan lebih dari 60.000 peserta secara nasional, dengan kegiatan tatap muka di sembilan kota.

Lebih dari Sekadar Olahraga: Ada Edukasi Kesehatan

Community Offline Run menjadi pembeda dari tantangan virtual biasa. Di lima kota, peserta mengikuti 5K morning run, mini medical check-up, dan health talk bersama dokter spesialis. Kegiatan ini didukung rumah sakit mitra dalam jaringan PRUPriority Hospitals, seperti RS Jantung Jakarta, RS Siloam Yogyakarta, RS Hermina Palembang, RS Hermina Medan, dan RS Kasih Ibu Bali, serta melibatkan komunitas lari setempat.

Naqiyyah, finisher PRUActive Virtual 2026 asal Palembang, mengaku olahraga bersama komunitas memberinya motivasi ekstra. "Berolahraga bersama komunitas PRUActive Virtual memberi motivasi ekstra untuk tetap disiplin di tengah jadwal kerja yang padat. Sesi medical check-up bersama dokter juga membantu saya memahami kondisi tubuh secara tepat," ungkapnya.

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, menekankan tantangan hidup sehat bukan hanya soal memulai, tetapi juga mempertahankan hingga menjadi kebiasaan. "Karena itu, aktivitas fisik perlu didukung lingkungan sosial dan pengetahuan kesehatan yang memadai. Melalui PRUActive Virtual 2026, kami ingin menciptakan ruang untuk bergerak bersama, saling menginspirasi melalui komunitas, serta mendapatkan edukasi kesehatan yang relevan agar gaya hidup aktif terintegrasi secara alami dalam keseharian," ujarnya.

Mulai dari Langkah Kecil

Membangun gaya hidup aktif tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Kebiasaan sederhana seperti berjalan, berlari, bersepeda, atau sekadar meluangkan waktu untuk bergerak bisa menjadi langkah awal yang realistis. Dengan dukungan komunitas, wanita karier pun bisa tetap aktif tanpa merasa terbebani.

Salsabila Wahyudi
Salsabila Wahyudi

Penulis dan kontributor di NaraCerita.com.

Suka artikel ini?

Dapatkan tips parenting pilihan langsung ke email Anda setiap minggu.

Artikel Terkait

NaraCerita