Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

komunitas

Berita dan Informasi komunitas

3 artikel ditampilkan

Komunitas Jadi Kunci Wanita Karier Tetap Aktif di Tengah Kesibukan
Gaya Hidup

Komunitas Jadi Kunci Wanita Karier Tetap Aktif di Tengah Kesibukan

Bagi banyak wanita karier, menjaga rutinitas olahraga memang jadi tantangan tersendiri. Padahal, tubuh yang sehat dan bugar sangat mendukung produktivitas kerja. Kabar baiknya, ada cara cerdas untuk tetap aktif: bergabung dengan komunitas olahraga.Olahraga Kini Jadi Gaya Hidup dan Ruang SosialisasiOlahraga tidak lagi sekadar aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran. Kini, banyak orang menjadikannya bagian dari gaya hidup, bahkan sarana bersosialisasi. Popularitas lari dan bersepeda terus meningkat, diiringi tumbuhnya komunitas kebugaran di berbagai daerah.Bagi sebagian orang, olahraga menjadi waktu untuk diri sendiri (me time), kesempatan berkumpul bersama keluarga, hingga memperluas jaringan pertemanan. Riset Populix mencatat lebih dari 80 persen pekerja rutin berolahraga. Dari jumlah itu, 60 persen menjadikannya me time, 53 persen untuk quality time bersama keluarga, dan 40 persen untuk membangun networking.Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melihat perkembangan budaya olahraga ini sebagai hal positif karena membuka ruang sosial yang lebih luas bagi masyarakat.Kendala Terbesar: Waktu dan MotivasiMeski kesadaran berolahraga meningkat, konsistensi tetap jadi masalah. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 37,4 persen penduduk masih kurang melakukan aktivitas fisik. Alasan utamanya adalah keterbatasan waktu (48,7 persen), rasa malas atau kurang motivasi (32,6 persen), dan tidak punya teman olahraga (9,8 persen).Sementara itu, survei NIQ 2025 menunjukkan 46 persen konsumen Indonesia sudah mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan. Artinya, niat hidup sehat mulai tumbuh, tetapi butuh dukungan agar menjadi kebiasaan.Salah satu solusinya adalah menghadirkan aktivitas yang fleksibel sekaligus memberi kesempatan berolahraga bersama komunitas.Program Virtual yang Mengajak Lebih AktifMenjawab kebutuhan tersebut, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali menggelar PRUActive Virtual 2026 dengan tema #JadiVersiTerhebatmu. Program yang berlangsung 15 Agustus hingga 6 September 2026 ini menawarkan tantangan olahraga virtual gratis berupa jalan, lari, dan bersepeda.Peserta bisa mengikuti aktivitas kapan saja dan di mana saja, sehingga olahraga dapat disesuaikan dengan rutinitas harian. Tak hanya virtual, program ini juga dilengkapi Community Offline Run dan edukasi kesehatan di sejumlah kota.Hingga program berakhir, lebih dari 10.000 peserta ikut bergerak aktif melalui berbagai aktivitas virtual. Community Offline Run digelar di lima kota—Jakarta, Yogyakarta, Palembang, Medan, dan Bali—sepanjang Agustus 2026, diikuti lebih dari 250 peserta.PRUActive sendiri merupakan inisiatif berkelanjutan Prudential Indonesia sejak 2023, hadir dalam berbagai format seperti PRUActive Family, PRUActive Community, dan PRUActive Virtual. Hingga kini, rangkaian PRUActive telah melibatkan lebih dari 60.000 peserta secara nasional, dengan kegiatan tatap muka di sembilan kota.Lebih dari Sekadar Olahraga: Ada Edukasi KesehatanCommunity Offline Run menjadi pembeda dari tantangan virtual biasa. Di lima kota, peserta mengikuti 5K morning run, mini medical check-up, dan health talk bersama dokter spesialis. Kegiatan ini didukung rumah sakit mitra dalam jaringan PRUPriority Hospitals, seperti RS Jantung Jakarta, RS Siloam Yogyakarta, RS Hermina Palembang, RS Hermina Medan, dan RS Kasih Ibu Bali, serta melibatkan komunitas lari setempat.Naqiyyah, finisher PRUActive Virtual 2026 asal Palembang, mengaku olahraga bersama komunitas memberinya motivasi ekstra. "Berolahraga bersama komunitas PRUActive Virtual memberi motivasi ekstra untuk tetap disiplin di tengah jadwal kerja yang padat. Sesi medical check-up bersama dokter juga membantu saya memahami kondisi tubuh secara tepat," ungkapnya.Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, menekankan tantangan hidup sehat bukan hanya soal memulai, tetapi juga mempertahankan hingga menjadi kebiasaan. "Karena itu, aktivitas fisik perlu didukung lingkungan sosial dan pengetahuan kesehatan yang memadai. Melalui PRUActive Virtual 2026, kami ingin menciptakan ruang untuk bergerak bersama, saling menginspirasi melalui komunitas, serta mendapatkan edukasi kesehatan yang relevan agar gaya hidup aktif terintegrasi secara alami dalam keseharian," ujarnya.Mulai dari Langkah KecilMembangun gaya hidup aktif tidak harus dimulai dengan perubahan besar. Kebiasaan sederhana seperti berjalan, berlari, bersepeda, atau sekadar meluangkan waktu untuk bergerak bisa menjadi langkah awal yang realistis. Dengan dukungan komunitas, wanita karier pun bisa tetap aktif tanpa merasa terbebani.

Redaksi-15 September 2026
Ruang Kerja Alternatif buat Perempuan Urban yang Butuh Inspirasi
Gaya Hidup

Ruang Kerja Alternatif buat Perempuan Urban yang Butuh Inspirasi

Sebagai perempuan urban yang aktif, menemukan tempat kerja yang nyaman dan mendukung produktivitas itu penting banget. Apalagi buat kamu yang kerja freelance, punya bisnis sendiri, atau sekadar butuh suasana baru buat ngerjain tugas. Kabar baiknya, sekarang ada pilihan coworking space yang nggak cuma buat kerja, tapi juga tempat buat berkembang dan bertemu orang-orang inspiratif. Lebih dari Sekadar Tempat Kerja Konsep coworking yang satu ini mengusung semangat “Lebih dari Sekadar Tempat Kerja”. Jadi, bukan cuma menyediakan meja dan kursi, tapi juga membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan profesional dan personal. Di sini, kamu bisa ketemu sama profesional lain, entrepreneur, freelancer, dan komunitas yang punya energi positif. Lokasinya strategis banget, di Jakarta Fashion Hub, Jakarta Pusat. Aksesnya gampang, jadi nggak perlu khawatir buat yang naik transportasi umum. Acaranya juga panjang, hampir sebulan penuh! Jadi, kamu punya banyak kesempatan buat datang dan merasakan suasananya. Bukan Cuma Kerja, Ada Banyak Kegiatan Menarik Yang bikin tempat ini beda, ada berbagai agenda seru yang bisa kamu ikuti. Mulai dari networking day, workshop, seminar, sampai community gathering. Topiknya juga relevan banget sama kehidupan anak muda zaman sekarang. Ini kesempatan emas buat nambah wawasan, belajar dari ahlinya, dan bangun koneksi baru. Beberapa pembicara yang hadir juga nggak kaleng-kaleng, lho. Ada Dr. Ikhsan, Dea Rizkita, Coach Anez, dan Abigail Limuria. Mereka datang dari berbagai latar belakang, jadi perspektifnya pasti beragam dan mencerahkan. Kamu bisa banget bertanya langsung dan diskusi sama mereka. Antusiasme yang Tinggi dari Awal Ternyata, konsep ini langsung disambut antusias. Tiketnya aja sold out dalam tiga hari! Ini nunjukin kalau banyak banget anak muda yang butuh ruang kerja yang mendukung produktivitas sekaligus rasa kebersamaan. Jadi, kalau kamu tertarik, jangan tunggu lama-lama buat ikutan di kesempatan berikutnya. Dukungan untuk Kesehatan dan Wellness Nah, yang nggak kalah penting, tempat ini juga memperhatikan aspek kesehatan mental dan fisik. Ada seminar dan sesi konsultasi psikologi yang ngangkat isu mental health. Selain itu, ada juga dukungan nutrisi lewat free meals di beberapa acara khusus. Jadi, kamu bisa tetap sehat dan seimbang meski sibuk bekerja. Fasilitas dan Harga Tiket Buat kamu yang penasaran, tiket hariannya mulai dari Rp30.000 aja. Udah termasuk akses ke coworking space, unlimited snacks, merchandise eksklusif, dan produk kolaborasi dengan Asia Pacific Rayon. Kamu juga bisa ikut berbagai agenda yang berlangsung selama periode acara. Murah banget kan buat fasilitas selengkap ini? Jadi, buat kamu yang butuh suasana baru buat bekerja sambil belajar dan bertemu orang-orang baru, tempat ini bisa jadi pilihan yang tepat. Nggak cuma bikin kerjaan beres, tapi juga bisa bikin kamu makin berkembang.

Redaksi-31 Juli 2026
Merawat Kebersamaan Lewat Secangkir Kopi, Inspirasi dari Perjalanan 11 Tahun
Keluarga

Merawat Kebersamaan Lewat Secangkir Kopi, Inspirasi dari Perjalanan 11 Tahun

Sebelas tahun lalu, sebuah kedai kopi kecil membuka pintunya di Cipete Raya. Siapa sangka, dari satu gerai itu kini tumbuh menjadi 80 toko yang tersebar di 11 kota, bahkan hingga ke Amsterdam. Tapi yang lebih istimewa, pertumbuhan ini tidak hanya diukur dari jumlah gerai, melainkan dari kemampuan untuk tetap dekat dengan para pelanggan, yang mereka sebut tetangga.Setiap hari, lebih dari 85.000 cangkir kopi dinikmati oleh para tetangga di berbagai kota. Di balik setiap cangkir, ada 1.096 barista, cook, helper, dan crew yang bekerja dengan hati, menjaga kualitas dan kehangatan. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti bahwa kopi bisa menjadi jembatan untuk merajut kebersamaan.Tantangan di Balik KesuksesanNamun, perjalanan tidak selalu mulus. Tahun lalu, bencana di Aceh Tengah merusak kawasan perkebunan kopi yang menjadi sumber kehidupan banyak keluarga. Kejadian ini mengingatkan bahwa secangkir kopi adalah hasil kerja keras banyak orang, penuh cerita dan harapan. Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan cuaca yang mempengaruhi karakter biji kopi, merek ini tetap mencatatkan kinerja positif. Pendapatan naik 44 persen, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata 68 persen. Lebih dari sekadar angka, ini adalah bukti ketahanan dan kolaborasi yang kuat.Komitmen pada KeberlanjutanKesadaran akan lingkungan juga menjadi perhatian. Melalui program reforestasi, lebih dari 13.000 pohon ditanam di Garut dan Kapuas Hulu. Kolaborasi dengan Waste4Change dan DUITIN berhasil mengelola lebih dari 1.124 ton sampah operasional. Bahkan, limbah kemasan kopi dan krimer diolah menjadi tas oleh 40 perempuan pengrajin UMKM di Gunung Sindur, membuka peluang pendapatan baru.Perayaan yang Menghangatkan HatiPuncak dari semua ini adalah acara tahunan Kumpul Tetangga yang mengusung tema Sewelas Asih. Sebelas orang dari berbagai latar belakang—petani, barista, mitra UMKM—dihadirkan sebagai representasi ekosistem yang tumbuh bersama. CEO dan pendiri, Andanu Prasetyo, mengungkapkan rasa syukur: “TUKU bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang berbagi cerita, berbagi hari, dan berbagi hidup. Perayaan ini adalah milik kita semua.”Semangat Sewelas Asih mengajak kita untuk terus peduli dan saling hadir. Bahwa pertumbuhan sejati adalah ketika kita bisa membawa kebaikan bagi lebih banyak orang, dimulai dari lingkungan terkecil: tetangga kita sendiri.

Redaksi-02 Juli 2026
NaraCerita