Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

faktor sosial ekonomi

Berita dan Informasi faktor sosial ekonomi

1 artikel ditampilkan

Bukan Pola Asuh, Ternyata Faktor Ini yang Paling Besar Pengaruhnya pada Otak Anak
Keluarga

Bukan Pola Asuh, Ternyata Faktor Ini yang Paling Besar Pengaruhnya pada Otak Anak

Setiap pengalaman yang dialami anak, sekecil apa pun, bisa meninggalkan jejak pada perkembangan otaknya. Hal ini tentu memengaruhi cara otak bekerja hingga mereka dewasa. Tapi, tahukah Bunda bahwa ada satu faktor yang pengaruhnya lebih besar dari pola asuh atau IQ?Temuan Mengejutkan dari Peneliti Washington UniversitySebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Washington University di Amerika Serikat menemukan bahwa kondisi sosial ekonomi memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan fungsi otak anak. Bahkan, faktor ini dinilai lebih berpengaruh dibandingkan IQ, pola asuh, maupun riwayat kesehatan anak.Dalam penelitian tersebut, faktor sosial ekonomi menyumbang sekitar 16 persen dari perbedaan fungsi otak pada anak. Artinya, lingkungan tempat anak tumbuh turut berperan penting dalam mendukung perkembangan otaknya.Otak Anak dari Keluarga Kurang Mampu Mirip dengan yang Stres dan Kurang TidurMenariknya, peneliti menemukan bahwa otak anak dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi rendah tampak mirip dengan otak anak dari keluarga yang lebih mampu, tetapi kurang tidur dan mengalami stres. Hal ini diungkapkan oleh penulis senior studi, Nico Dosenbach.Meski begitu, anak dengan kondisi sosial ekonomi rendah tidak selalu memiliki kecerdasan yang lebih rendah. Perbedaan tersebut dapat berkurang jika mereka mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik dan tingkat stres yang lebih rendah.Analisis terhadap 12 Ribu Anak dan 649 FaktorDalam penelitian ini, para ilmuwan menganalisis data sekitar 12 ribu anak berusia 9 hingga 10 tahun. Mereka melihat dari berbagai aspek, mulai dari lingkungan tempat tinggal, kesehatan, hingga kegiatan yang dilakukan anak setiap hari.Peneliti kemudian menilai 649 faktor yang diduga memengaruhi perkembangan otak anak. Faktor-faktor tersebut mencakup waktu penggunaan gadget, kemampuan kognitif, kesehatan fisik dan mental, pola asuh, hingga latar belakang ras dan jenis kelamin.Dari semua faktor yang dianalisis, kondisi lingkungan tempat tinggal dan status ekonomi menjadi yang paling berpengaruh. Keduanya berkaitan dengan bagian otak yang mengatur kemampuan motorik dan sensorik serta dipengaruhi oleh kualitas tidur dan tingkat stres.Kejutan bagi Peneliti SendiriPenulis utama studi, Scott Marek, mengaku terkejut dengan besarnya pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap perkembangan otak anak. Menurutnya, temuan tersebut bahkan lebih besar dibandingkan faktor-faktor lain yang diteliti."Saya pikir memang kesempatan sosial ekonomi akan berpengaruh, tetapi saya tidak menyangka akan berpengaruh sebesar ini. Itu benar-benar mengalahkan segalanya," ungkapnya.Marek juga menjelaskan bahwa hasil pemindaian otak dapat memberikan gambaran tentang kondisi kehidupan seorang anak. Dari hasil tersebut, tim peneliti dapat memperkirakan kondisi ekonomi keluarga, kualitas tidur anak, hingga lamanya waktu yang dihabiskan di depan gadget.Meski demikian, pemindaian otak tidak dapat digunakan untuk mengetahui tingkat IQ anak. Menurutnya, hasil penelitian justru menunjukkan bahwa perkembangan otak lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan.Apa Artinya bagi Kita?Temuan ini mengingatkan kita bahwa faktor lingkungan, terutama kondisi sosial ekonomi, memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangan otak anak. Bagi Bunda yang mungkin khawatir dengan kondisi ekonomi, penting untuk diingat bahwa kualitas tidur dan manajemen stres juga bisa menjadi kunci untuk membantu anak tetap tumbuh optimal.Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua, ya.

Redaksi-06 Juli 2026
NaraCerita