Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

hubungan suami istri

Berita dan Informasi hubungan suami istri

4 artikel ditampilkan

7 Tahun Cinta Rigen dan Indah, Momen Manis yang Bikin Baper
Keluarga

7 Tahun Cinta Rigen dan Indah, Momen Manis yang Bikin Baper

Pernikahan bukan hanya soal hari bahagia, tapi juga perjalanan panjang penuh liku. Rigen Rakelna dan Indah Permatasari membuktikan bahwa cinta bisa tetap hangat meski sudah tujuh tahun berlalu. Lewat unggahan di media sosial, Rigen membagikan momen dinner romantis bersama sang istri.Dinner Sederhana Penuh MaknaDalam foto yang diunggah, terlihat Rigen dan Indah menikmati hidangan di sebuah restoran. Suasana temaram dengan lilin membuat makin intim. Rigen menuliskan rasa syukurnya bisa melewati tujuh tahun bersama perempuan yang selalu setia mendampinginya. Ia pun berharap kebahagiaan ini bisa berlanjut hingga ke surga.Kunci Keharmonisan Rigen dan IndahBanyak pasangan bertanya-tanya, apa rahasia mereka? Dari berbagai unggahan, terlihat bahwa Rigen dan Indah selalu meluangkan waktu berkualitas berdua, meski sibuk dengan pekerjaan. Komunikasi yang terbuka dan saling mendukung juga jadi kunci. Mereka tak segan menunjukkan kasih sayang di depan publik, tapi tetap menjaga privasi.Reaksi NetizenUnggahan Rigen langsung dibanjiri komentar positif. Banyak netizen yang ikut mendoakan dan memberikan ucapan selamat. Ada yang bilang, “Semoga langgeng sampai tua,” dan “Inspirasi banget buat yang mau menikah.” Momen ini mengingatkan kita bahwa cinta sejati memang butuh perjuangan, tapi hasilnya manis.Selamat ulang tahun pernikahan ke-7 untuk Rigen dan Indah! Semoga terus menjadi contoh pasangan harmonis bagi kita semua.

Redaksi-29 Juli 2026
Rahasia Harmonis Felicya dan Hito: Pacaran Lagi Setelah Jadi Orang Tua
Keluarga

Rahasia Harmonis Felicya dan Hito: Pacaran Lagi Setelah Jadi Orang Tua

Pasangan selebriti Felicya Angelista dan Caesar Hito kembali menjadi inspirasi bagi banyak pasangan muda. Meski sudah dikaruniai dua putri, keduanya tak pernah lupa merawat hubungan mereka. Bagi mereka, pernikahan bukanlah akhir dari masa pacaran, melainkan awal dari petualangan baru yang tetap perlu dimaniskan.Pacaran Lagi Setelah MenikahFelicya mengungkapkan bahwa meski status mereka kini sebagai ayah dan ibu, esensi hubungan tetap harus dijaga seperti saat masih berpacaran. "Kita butuh pacaran, walaupun sudah menikah," ujarnya. Filosofi ini menjadi pegangan mereka untuk terus menciptakan momen berdua di tengah kesibukan.Manfaatkan Waktu Kerja BersamaSalah satu trik yang mereka lakukan adalah mengubah waktu kerja bersama menjadi quality time. Hito dan Feli sering kali menyambi jalan-jalan atau sekadar ngobrol santai saat ada kesempatan bekerja bersama. "Sambil kerja kayak gini ya udah, sambil jalan-jalan gitu," kata Feli.Kencan Rutin Dua Minggu SekaliHito mengaku mereka selalu berusaha mencari waktu untuk berkencan, setidaknya dua minggu sekali. Tidak perlu mewah, yang penting bisa saling hadir dan menikmati kebersamaan. Momen ini menjadi penyegar di tengah rutinitas mengurus buah hati.Quality Time SederhanaBagi pasangan ini, quality time tidak selalu berarti liburan ke luar kota atau luar negeri. Menonton film berdua, bermain di rumah, atau bahkan menyusun Lego bersama sudah cukup. "Nonton aja berdua, kita main di rumah juga boleh. Main Lego," tambah Feli.Mesra Ala MerekaMeski Hito kini lebih sering memanggil Feli dengan sebutan "Mama", kemesraan tetap terjaga dengan cara mereka sendiri. Mereka memilih untuk tidak berlebihan di depan publik. "Mesra sih pastinya, tapi mesra caranya kita. Bukan yang mesra-mesra banget... ya udah sih, apa adanya Feli Hito aja," pungkas Felicya.Dari kisah mereka, kita belajar bahwa keharmonisan rumah tangga tidak harus rumit. Kuncinya adalah niat untuk terus meluangkan waktu, meski hanya sebentar, dan menghargai momen kecil bersama pasangan. Jadi, sudahkah Anda meluangkan waktu berdua hari ini?

Redaksi-05 Juli 2026
Kisah Larissa Chou: Saat Pernikahan Terasa Sepi Meski Berdua
Keluarga

Kisah Larissa Chou: Saat Pernikahan Terasa Sepi Meski Berdua

Setelah hampir tiga tahun membina rumah tangga, Larissa Chou mengambil langkah berat untuk menggugat cerai suaminya, Ikram Risadi, ke Pengadilan Agama Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Proses perceraian ini mulai bergulir sejak 15 Juni 2026.Merasa Sendiri dalam PernikahanMenurut Made Rediyudana, kuasa hukum Larissa, alasan utama kliennya menggugat cerai adalah perasaan kesepian yang sudah lama dipendam. Larissa merasa bahwa selama berumah tangga, ia menjalani semuanya sendiri tanpa dukungan yang cukup dari pasangan."Dia merasa sendiri dalam menjalani kehidupan. Dia merasa bahwa selama berumah tangga selalu menjalani semuanya sendiri. Puncaknya terjadi pada Oktober 2025," ungkap Made.Pisah Ranjang Tanpa PertengkaranMenariknya, perpisahan mereka tidak dipicu oleh pertengkaran hebat. Sejak Oktober 2025, Larissa dan Ikram memutuskan untuk tinggal terpisah. Namun, keputusan itu lahir dari rasa lelah dan ketidakmampuan Larissa untuk terus memikul beban seorang diri."Kalau cekcok tidak ada. Dia hanya merasa sudah tidak sanggup memikul semuanya sendiri. Padahal pernikahan seharusnya dijalani oleh dua orang. Sejak Oktober 2025 mereka juga sudah pisah rumah," beber Made.Keputusan Bulat LarissaSebelum gugatan diajukan, tim kuasa hukum telah beberapa kali memastikan apakah Larissa masih ingin mempertahankan rumah tangganya. Namun, ibu dua anak itu tetap teguh dengan keputusannya untuk bercerai."Kami sudah beberapa kali menanyakan apakah masih ada kemungkinan untuk kembali bersama. Tapi keputusan itu sepenuhnya ada di tangan Larissa," pungkas Made.Sidang Perdana dan LanjutanKabar perceraian ini pertama kali mencuat setelah Larissa membagikan ulang unggahan firma hukum Made Rediyudana di Instagram. Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa sidang perdana telah digelar pada 15 Juni 2026, dan sidang lanjutan dijadwalkan pada 29 Juni 2026.Kisah Larissa menjadi pengingat bahwa pernikahan bukanlah tentang berapa lama bertahan, melainkan tentang kualitas kebersamaan. Ketika salah satu pihak merasa sendirian, mungkin sudah saatnya untuk merenungkan kembali apakah hubungan itu masih layak dipertahankan.

Redaksi-03 Juli 2026
Kenali Tanda Kecerdasan Tinggi pada Pasangan yang Betah di Rumah
Keluarga

Kenali Tanda Kecerdasan Tinggi pada Pasangan yang Betah di Rumah

Banyak orang menganggap bahwa mereka yang suka di rumah adalah pribadi yang pendiam atau kurang bergaul. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini justru sering dimiliki oleh individu dengan tingkat intelegensi (IQ) yang tinggi. Lingkungan rumah yang tenang dan minim gangguan memungkinkan mereka untuk berpikir lebih jernih, berkreasi, dan menemukan solusi atas berbagai masalah.7 Ciri Kepribadian Orang Ber-IQ Tinggi yang Betah di RumahBerikut adalah beberapa karakter yang bisa Anda kenali pada pasangan atau diri sendiri:Peka terhadap lingkungan: Orang dengan IQ tinggi seringkali merasa kewalahan saat berada di keramaian. Mereka sensitif terhadap suara, bau, dan stimulasi lain yang berlebihan. Rumah menjadi tempat perlindungan yang menenangkan.Kreatif dan produktif: Suasana tenang di rumah justru memicu ide-ide cemerlang. Mereka tidak perlu berteriak atau bersaing dengan kebisingan untuk berpikir.Menikmati kesendirian: Bagi mereka, waktu sendiri bukanlah kesepian, melainkan kesempatan untuk mengisi ulang energi dan merenung. Mereka merasa cukup dengan diri sendiri.Tegas dalam batasan: Mereka pandai mengatakan 'tidak' pada undangan sosial yang tidak perlu. Kesehatan mental dan prioritas pribadi lebih penting daripada memenuhi ekspektasi orang lain.Rasa ingin tahu yang terarah: Meskipun terlihat malas, mereka sangat selektif dalam mengeksplorasi minat. Lebih baik membaca buku atau belajar hal baru di rumah daripada bersosialisasi tanpa tujuan jelas.Menyukai kepastian: Rumah adalah zona nyaman yang bisa diprediksi. Mereka menghindari situasi chaos dan lebih memilih konsistensi dalam rutinitas harian.Suka merenung: Waktu di rumah digunakan untuk memikirkan kembali pengalaman, merencanakan masa depan, atau menganalisis kehidupan. Namun, kebiasaan ini bisa berlebihan hingga menyebabkan overthinking.Menurut sebuah studi di Scientific American, sekitar 20% individu dengan kecerdasan tinggi mengalami kecenderungan berpikir berlebihan saat mereka memilih untuk tinggal di rumah. Jadi, jika pasangan Anda sering tampak melamun atau tenggelam dalam pikirannya, itu mungkin tanda kecerdasannya.Memahami sifat ini bisa membantu Anda lebih menghargai kebutuhan pasangan akan ruang pribadi. Dukunglah mereka dengan menciptakan lingkungan rumah yang nyaman dan minim gangguan. Siapa tahu, dari kebiasaan sederhana ini, Anda bisa melihat potensi besar yang dimiliki orang terdekat.

Redaksi-01 Juli 2026
NaraCerita