Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

hukum

Berita dan Informasi hukum

3 artikel ditampilkan

Betrand Peto Bungkam Isu Malam Kelam, Kuasa Hukum: Cuma Karaoke!
Kesehatan Keluarga

Betrand Peto Bungkam Isu Malam Kelam, Kuasa Hukum: Cuma Karaoke!

Betrand Peto kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena prestasinya di dunia musik, melainkan karena tuduhan tak sedap yang menyebut dirinya memesan wanita untuk menemaninya di sebuah kelab malam di kawasan SCBD. Isu ini pun langsung ditepis oleh pihak kuasa hukum.Dalam keterangan yang diberikan kepada awak media di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (14/09/2026), Koko Joseph Irianto selaku kuasa hukum Betrand Peto menyatakan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak benar. "Enggak ada. Iya, jadi hal itu udah pasti enggak benar, ya kan. Jadi hal tersebut itu dugaan yang terlalu liar lah menurut kami," ujar Koko.Koko juga menjelaskan bahwa kehadiran Betrand di kelab malam tersebut murni untuk karaoke bersama teman-temannya. Tidak ada aktivitas lain yang menyimpang dari dugaan yang beredar. Pihaknya pun telah memberikan klarifikasi atas sejumlah isu yang berkembang, termasuk dugaan pelecehan dan pengaruh alkohol.Menurut Koko, narasi yang berkembang di masyarakat tidak sesuai dengan fakta yang dimiliki pihaknya. Ia menegaskan bahwa tidak ada tindakan kontak fisik yang dilakukan Betrand yang mengarah pada perbuatan asusila. Bahkan, pihak kuasa hukum menolak keras tuduhan terkait adanya bekas ciuman paksa atau cupang pada tubuh pelapor. Mereka menilai informasi tersebut tidak benar.Pernyataan ini disampaikan untuk menegaskan posisi hukum Betrand Peto dalam perkara yang sedang ramai diperbincangkan. Pihaknya berharap agar publik tidak mudah percaya pada isu yang belum tentu kebenarannya.Klarifikasi Pihak Betrand PetoBerikut poin-poin penting dari bantahan yang disampaikan kuasa hukum Betrand Peto:Betrand tidak memesan wanita di kelab malam.Kehadirannya hanya untuk karaoke bersama teman.Tidak ada kontak fisik yang mengarah pada perbuatan asusila.Tuduhan pelecehan dan pengaruh alkohol tidak berdasar.Isu bekas ciuman paksa atau cupang sangat tidak benar.Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menanggapi informasi yang beredar. Betrand Peto sendiri belum memberikan pernyataan langsung terkait hal ini, namun kuasa hukumnya memastikan bahwa kliennya kooperatif dan siap menghadapi proses hukum yang ada.

Redaksi-14 September 2026
Ruben Onsu Bertekad Lebih Waspada dalam Berbisnis Setelah Kasus Investasi
Gaya Hidup

Ruben Onsu Bertekad Lebih Waspada dalam Berbisnis Setelah Kasus Investasi

Menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi bukanlah pengalaman yang mudah bagi Ruben Onsu. Meski sudah berdamai dengan pelapor, pria yang akrab disapa Ruben ini mengaku banyak melakukan evaluasi diri. Ia sadar bahwa banyak hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam hal manajemen aset dan pemilihan mitra kerja.Dalam pertemuan singkat di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ruben mengungkapkan bahwa penjualan aset yang tidak sesuai rencana menjadi salah satu pemicu masalah. Ia pun berjanji akan memastikan setiap proses bisnisnya berjalan lebih terukur dan penuh perhitungan.Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Lebih DewasaRuben mengaku bahwa pengalaman ini menjadi guru yang berharga. Ia merasa lebih matang dalam menyikapi berbagai situasi, terutama yang berkaitan dengan investasi dan keuangan. Baginya, masukan-masukan yang ia terima selama proses hukum berjalan adalah bagian dari proses pendewasaan diri."Ini masukan-masukan yang membuat saya semakin dewasa, membuat kita bisa lebih menerima segala sesuatu atau menyelesaikan sesuatu dengan bijak," ungkapnya.Saat ditanya soal langkah ke depan, Ruben menjawab dengan tegas bahwa ia akan lebih selektif dan waspada. "Pasti. Pasti," ucapnya singkat namun penuh keyakinan.Dukungan Sahabat dan Semangat untuk BangkitDi tengah proses penyelesaian masalah, Ruben merasa sangat terbantu oleh dukungan sahabatnya, Jhon LBF, yang terus memberikan arahan agar ia bisa memperbaiki diri. Ruben tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan kedua yang ia miliki untuk menata ulang hidupnya."Dan menyelesaikan dengan segala sesuatu tidak untuk melawan, tapi ibaratnya saya harus menyelesaikan ini dan setelah itu mencoba memperbaiki diri," tuturnya.Setelah semua beban hukumnya selesai, Ruben siap kembali berkarya di dunia hiburan. Ia bertekad untuk lebih fokus pada produktivitas dan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah dan pengusaha. "Ya, saya ingin semuanya selesai dengan baik," pungkasnya.

Redaksi-01 September 2026
Kisah Diana Pungky dan Asisten 33 Tahun Berujung Laporan Polisi
Gaya Hidup

Kisah Diana Pungky dan Asisten 33 Tahun Berujung Laporan Polisi

Dunia selebriti kembali dihebohkan dengan kabar kurang sedap. Artis senior Diana Pungky secara resmi melaporkan mantan asisten pribadinya, Yulia, ke Polda Metro Jaya pada 1 Juli 2026. Laporan tersebut mencakup dugaan tindak pidana penggelapan, pencucian uang, dan pemalsuan surat.Klarifikasi Awal yang MengejutkanPihak terlapor, Yulia, melalui kuasa hukumnya, Maxi Karepu, mengaku kaget dengan laporan tersebut. Sebab, hubungan kerja antara Yulia dan keluarga Diana Pungky sudah terjalin sangat lama, bahkan sejak tahun 1993. "Klien kami sangat dipercaya oleh almarhum bapaknya Diana Pungky hingga akhir hayat," ujar Maxi saat ditemui di Polda Metro Jaya pada Rabu (29/7/2026).Maxi menjelaskan bahwa pada hari pertama klarifikasi, pihaknya belum mendapatkan penjelasan rinci mengenai apa yang sebenarnya dituduhkan. "Ini masih undangan klarifikasi, jadi kami belum tahu pokok perkara yang dituduhkan oleh saudari Diana Pungky," tambahnya.Riwayat Panjang PengabdianMenurut keterangan kuasa hukum, Yulia pertama kali bekerja untuk keluarga Diana Pungky sebagai asisten pribadi sang ayah sejak 1993. Baru pada tahun 1998, ia mulai bekerja langsung dengan Diana Pungky sebagai asisten pribadi. Total pengabdian Yulia kepada keluarga tersebut mencapai lebih dari 33 tahun."Bisa dibayangkan, hubungan kerabat sudah terjalin puluhan tahun. Namun, kerabat sendiri yang melaporkan klien kami," ucap Maxi dengan nada kecewa. Ia juga menambahkan bahwa kliennya sangat terkejut saat mengetahui dirinya dilaporkan pada 1 Juli 2026.Proses Hukum BerjalanHingga berita ini diturunkan, proses hukum masih berjalan di tahap klarifikasi. Pihak kepolisian akan mendalami laporan Diana Pungky serta memeriksa semua pihak terkait. Belum ada pernyataan resmi dari Diana Pungky maupun kuasa hukumnya mengenai kasus ini.Kasus ini menjadi pengingat bahwa hubungan kerja yang panjang sekalipun bisa berakhir di meja hijau. Publik pun menanti perkembangan selanjutnya, terutama apakah ada penyelesaian damai di antara kedua belah pihak yang pernah memiliki ikatan kekeluargaan.

Redaksi-30 Juli 2026
NaraCerita