Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

ibu bekerja

Berita dan Informasi ibu bekerja

2 artikel ditampilkan

Strategi Cerdas Shenina Cinnamon Menjaga Kelancaran DBF Saat Kembali Bekerja
Gaya Hidup

Strategi Cerdas Shenina Cinnamon Menjaga Kelancaran DBF Saat Kembali Bekerja

Momen pertama kali kembali bekerja setelah melahirkan seringkali menjadi ujian emosional bagi seorang ibu. Shenina Cinnamon, aktris yang baru saja dikaruniai putra pertama, Segara Nadi Aksatama, merasakan hal yang sama. Ia mengaku perasaannya campur aduk saat harus meninggalkan buah hatinya untuk memenuhi tanggung jawab pekerjaan."Kemarin pertama kalinya kembali bekerja after melahirkan. Rasanya campur aduk banget, deg-degan ninggalin anak walaupun cuma sebentar. Tapi alhamdulillah Segara sangat pengertian," tutur Shenina dalam unggahan di media sosialnya.Meski harus bekerja, Shenina tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hatinya, terutama dalam hal pemberian ASI secara langsung atau direct breastfeeding (DBF). Ia pun memiliki beberapa trik jitu agar tetap bisa DBF meski sedang bekerja.1. DBF Sebelum Berangkat KerjaSalah satu cara yang dilakukan Shenina adalah menyusui langsung sebelum berangkat kerja. Ia menyempatkan diri untuk DBF sebelum acara dimulai. "Sempet DBF sebelum event," ujarnya. Dengan begitu, ia tetap bisa memberikan nutrisi terbaik bagi Segara sebelum meninggalkannya.2. Berangkat Saat Anak TertidurUntuk mengurangi rasa berat hati, Shenina memilih berangkat ketika Segara sudah tertidur pulas. Ia pun mempercayakan pengasuhan Segara kepada sang suami, Angga Yunanda, selama ia bekerja. Hal ini membuatnya lebih tenang karena anaknya berada dalam pengawasan orang terdekat.3. Menginap Dekat Lokasi AcaraStrategi lain yang tak kalah penting adalah memilih kamar hotel yang lokasinya dekat dengan venue acara. Dengan begitu, Shenina tidak perlu menghabiskan waktu di perjalanan dan bisa lebih cepat kembali ke kamar untuk bertemu Segara. "Aku tinggal pas udah bobo terus ke venue (aku booking kamar deket venue)," jelasnya.Berkat persiapan matang, Segara ternyata tidur nyenyak bersama papanya selama acara berlangsung. Begitu acara selesai, Shenina langsung berlari ke kamar dan mendapati Segara sudah bangun, siap untuk DBF. "Anak mama baik sekali, terima kasih udah nemenin mama kerja kemarin ya papa & Segara," ucapnya penuh syukur.Respons WarganetKisah Shenina ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang merasa terinspirasi dan menganggap apa yang dialami Shenina adalah hal wajar bagi seorang ibu. "Itulah naluri seorang ibu, apalagi kalau DBF bondingnya lebih kuat. Semangat para ibu yang berjuang buat anaknya," tulis seorang netizen. Ada pula yang berbagi pengalaman serupa, seperti yang dialami akun @shin***, "Shen wajar kok kaya gitu, aku waktu pertama kerja setelah lahiran sepanjang perjalanan berangkat kerja nangis bombay. Kelihatannya lebay tapi semua ibu ngerasain itu kalau jauh dari anak."Pengalaman Shenina Cinnamon ini bisa menjadi contoh bagi para ibu pekerja yang ingin tetap memberikan ASI langsung kepada buah hati. Dengan perencanaan yang baik dan dukungan dari pasangan, bukan tidak mungkin untuk tetap menjalani peran sebagai ibu dan pekerja secara seimbang.

Redaksi-14 September 2026
Kenaikan Gaji Tak Sebanding Inflasi, Begini Strategi Bijak Mengelola Keuangan Keluarga
Keluarga

Kenaikan Gaji Tak Sebanding Inflasi, Begini Strategi Bijak Mengelola Keuangan Keluarga

Harga kebutuhan pokok, transportasi, dan biaya tempat tinggal terus melonjak. Di sisi lain, banyak perusahaan memberikan kenaikan gaji, tapi apakah nominalnya cukup? Survei terbaru dari Jobstreet by SEEK menunjukkan bahwa 62 persen pekerja mengalami kenaikan gaji dalam setahun terakhir, namun mayoritas hanya naik 5 persen. Sementara inflasi rumah tangga bisa mencapai dua digit.Mengapa Gaji Naik Tapi Dompet Tetap Tipis?Menurut Managing Director Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, kepuasan terhadap gaji sangat personal. Ada yang merasa cukup, ada yang tidak. Faktor kebutuhan keluarga dan gaya hidup sangat memengaruhi. Gen Z yang bergaji kecil justru lebih puas (65%), sementara Gen X yang bergaji besar justru paling tidak puas (hanya 41% yang puas).Ini menunjukkan bahwa kenaikan gaji saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik. Banyak keluarga merasa pendapatan mereka tergerus inflasi, sehingga perlu strategi jitu untuk bertahan.Langkah Cerdas Hadapi Inflasi Tanpa Pindah KerjaWisnu menyarankan agar jangan terburu-buru mencari pekerjaan baru. Lebih baik, bicarakan dulu dengan atasan mengenai kemungkinan kenaikan gaji atau tunjangan. Jika opsi internal tidak ada, barulah pertimbangkan peluang di luar. Namun, jangan lupa pertimbangkan nilai jangka panjang perusahaan tempat Anda bekerja, seperti reputasi dan peluang pengembangan diri.Tips Mengelola Keuangan Keluarga di Tengah InflasiBuat anggaran bulanan yang realistis, pisahkan kebutuhan primer dan sekunder.Catat setiap pengeluaran, sekecil apapun, untuk mengetahui kebocoran keuangan.Kurangi pengeluaran tidak penting, seperti langganan streaming ganda atau jajan di luar.Manfaatkan promo dan diskon belanja bulanan, tapi tetap sesuai daftar belanja.Cari penghasilan tambahan dari hobi, misalnya jualan online atau jadi freelancer.Investasi untuk jangka panjang, meski hanya sedikit, agar nilai uang tidak tergerus inflasi.KesimpulanInflasi rumah tangga memang menjadi tantangan, namun bukan berarti Anda harus terus merasa tertekan. Dengan komunikasi yang baik di tempat kerja dan pengelolaan keuangan yang bijak, keluarga bisa tetap harmonis dan sejahtera. Ingat, kenaikan gaji bukan satu-satunya solusi, melainkan bagaimana Anda mengelola apa yang sudah ada.

Redaksi-26 Juni 2026
NaraCerita