Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

kesejahteraan

Berita dan Informasi kesejahteraan

1 artikel ditampilkan

Sinergi Daerah dan Pusat untuk Masa Depan Perkebunan yang Lebih Cerah
Cerita Ibu

Sinergi Daerah dan Pusat untuk Masa Depan Perkebunan yang Lebih Cerah

Bayangkan jutaan pekebun di pelosok negeri yang hasil kebunnya bukan hanya memenuhi kebutuhan keluarga, tapi juga mendorong ekonomi daerah dan nasional. Itulah gambaran ideal yang sedang diperjuangkan lewat sinergi antara Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan pemerintah kabupaten. Lewat kehadiran di APKASI Expo 2026, BPDP ingin mengajak lebih banyak daerah untuk bergandengan tangan mempercepat kemajuan perkebunan rakyat.Posisi Strategis Pemerintah KabupatenKenapa pemerintah kabupaten jadi kunci? Jawabannya sederhana: mereka yang paling dekat dengan pekebun. Pemerintah daerah memahami betul kondisi lapangan, kebutuhan warga, dan tantangan yang dihadapi di wilayahnya. Hal ini disadari betul oleh Zaid Burhan Ibrahim, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Umum BPDP. Menurutnya, sinergi yang baik antara pusat dan daerah akan membuat program berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.BPDP punya instrumen pendanaan dan program, sementara pemerintah daerah punya kedekatan dengan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuat pelaksanaan program menjadi lebih efisien dan memberikan dampak yang lebih besar. Salah satu program unggulan yang membutuhkan dukungan daerah adalah Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).Percepatan Program PSRProgram PSR dirancang untuk mengganti tanaman sawit tua dengan yang baru dan unggul. Sayangnya, proses pengusulan dan verifikasi seringkali memakan waktu. Di sinilah peran pemerintah kabupaten sangat penting. Mereka bisa membantu mempercepat proses tersebut, mulai dari pengusulan calon penerima, verifikasi lahan, penyelesaian legalitas, penguatan kelembagaan pekebun, hingga memastikan ketersediaan benih unggul.Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Normansyah Syahruddin, menekankan bahwa pemerintah kabupaten adalah mitra penting yang paling dekat dengan pekebun. Dukungan mereka sangat dibutuhkan untuk memastikan program berjalan mulus dan manfaatnya cepat dirasakan. Hingga saat ini, program PSR telah menjangkau 187.782 pekebun dengan total lahan mencapai 428.745 hektare, dan dana yang disalurkan sudah mencapai Rp12,86 triliun. Angka yang besar, tapi masih bisa lebih besar lagi dengan dukungan daerah.Lebih dari Sekadar ProduksiPengembangan perkebunan tidak hanya berhenti pada masalah lahan dan produksi. Sumber daya manusia (SDM) dan riset juga menjadi fokus utama. Mohammad Alfansyah, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, menekankan pentingnya investasi jangka panjang ini. Dengan SDM yang terampil dan riset yang relevan, industri perkebunan Indonesia bisa semakin maju dan berdaya saing.Pemerintah kabupaten diharapkan dapat membantu memperluas informasi dan akses masyarakat terhadap program pengembangan SDM. Mereka juga bisa berperan dalam mengidentifikasi kebutuhan dan potensi daerah yang bisa dikembangkan melalui riset. Sejak 2016, program pendidikan dan pelatihan BPDP telah memberikan manfaat kepada 13.265 penerima beasiswa dan 32.152 penerima pelatihan. Pada tahun ini, kuota beasiswa bahkan ditingkatkan menjadi 5.000 orang untuk jenjang D1 hingga S1.Sinergi yang Lebih KuatMelalui APKASI Expo 2026, BPDP ingin memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten. Dengan begitu, program-program perkebunan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya lebih luas. Pada akhirnya, pembangunan perkebunan bukan sekadar tentang tanaman atau angka produksi, melainkan tentang menghadirkan kesejahteraan bagi pekebun, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan menyiapkan masa depan sektor perkebunan yang berkelanjutan. Mari kita dukung sinergi ini untuk hasil yang lebih baik bagi semua.

Redaksi-30 Agustus 2026
NaraCerita