Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

pemberdayaan perempuan

Berita dan Informasi pemberdayaan perempuan

6 artikel ditampilkan

Mentorship untuk Perempuan: Langkah Nyata Mencetak Pemimpin Masa Depan
Gaya Hidup

Mentorship untuk Perempuan: Langkah Nyata Mencetak Pemimpin Masa Depan

PT Bank Danamon Indonesia Tbk bersama grup MUFG kembali membuktikan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan. Lewat Women Mentorship Program Batch 2, mereka menghadirkan ruang belajar yang dirancang khusus untuk para perempuan yang ingin mengasah kemampuan kepemimpinan.Belajar Langsung dari Pemimpin Perempuan BerpengalamanProgram yang berlangsung di Jakarta pada awal Juli 2026 ini bukan sekadar pelatihan biasa. Peserta mendapatkan kesempatan langka untuk berdialog langsung dengan para pemimpin perempuan yang sudah malang melintang di industri keuangan.Evi Damayanti, Chief Human Capital & Operations Officer Danamon, menekankan pentingnya pembelajaran dari role model. "Pengembangan pemimpin perempuan butuh lebih dari sekadar kesempatan. Dukungan dan pembelajaran langsung dari mereka yang sudah sukses adalah kunci," ujarnya.Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata komitmen jangka panjang. "Kami tidak hanya bicara soal Diversity, Equity, and Inclusion, tapi juga mengimplementasikannya dalam aksi nyata," tegasnya.Mentor Lintas Perusahaan, Perspektif Makin LuasSalah satu keunggulan program ini adalah keberagaman mentor. Mereka berasal dari Danamon, MUFG Bank, Adira Finance, Zurich, Home Credit Indonesia, hingga IGNITE. Peserta tidak hanya belajar tentang kepemimpinan, tapi juga memahami tantangan dan peluang di berbagai sektor.Kolaborasi lintas perusahaan ini memperkaya wawasan peserta. Mereka bisa membangun jaringan profesional yang lebih luas dan mendapatkan perspektif berbeda dalam menghadapi dinamika karier. Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antarperusahaan bisa menciptakan dampak yang lebih besar.Membangun Pemimpin Perempuan yang TangguhWomen Mentorship Program Batch 2 tidak hanya berhenti pada sesi mentoring. Peserta juga diajak untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan yang siap mendukung mereka mengambil peran strategis di masa depan.Melalui program ini, Danamon dan grup MUFG berharap bisa mencetak lebih banyak pemimpin perempuan yang tidak hanya kompeten, tapi juga percaya diri menghadapi tantangan. Inisiatif ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kesetaraan gender di dunia profesional.

Redaksi-29 Juli 2026
Bukan Cuma Modal, Pendampingan Rutin Jadi Kunci Keluarga Prasejahtera Bangun Ketahanan Finansial
Gaya Hidup

Bukan Cuma Modal, Pendampingan Rutin Jadi Kunci Keluarga Prasejahtera Bangun Ketahanan Finansial

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui naungan Danantara, terus memperkuat perannya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro. Mereka tak sekadar memberi pinjaman tanpa agunan, tapi juga membekali nasabah dengan pendampingan berkelanjutan. Tujuannya jelas: membangun ketahanan keuangan keluarga dalam jangka panjang.Pendampingan Mingguan Membentuk Kebiasaan PositifSalah satu program unggulan PNM adalah Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM). Dalam forum ini, jutaan nasabah PNM Mekaar—kebanyakan perempuan—tidak hanya membayar angsuran, tetapi juga belajar mengelola keuangan, mengembangkan usaha, dan membangun jejaring sesama pelaku usaha.Kegiatan rutin ini secara perlahan membentuk kebiasaan positif. Disiplin menyisihkan pendapatan untuk angsuran berkembang menjadi budaya menabung dan merencanakan keuangan keluarga dengan lebih baik. Hasilnya? Riset BRI Research Institute 2023 mencatat, 69,2 persen nasabah ultra mikro PNM mengalami peningkatan ketahanan finansial. Mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga lebih siap menghadapi situasi darurat.Yang menarik, 48,1 persen responden kini memiliki ketahanan keuangan selama satu hingga dua bulan. Angka ini naik drastis dibanding sebelumnya, saat sebagian besar keluarga hanya mampu bertahan satu hingga dua minggu tanpa pemasukan tambahan.Dampak Luas: Kemandirian Keluarga dan Perekonomian NasionalCOO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menekankan pentingnya pembiayaan yang memberikan manfaat lebih luas. "Penguatan pembiayaan ultra mikro harus mampu memperluas akses usaha masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan," ujarnya.Direktur Utama PNM, Kindaris, menambahkan bahwa ketahanan keuangan keluarga memberi ruang bagi mereka untuk mengambil keputusan finansial lebih bijak. "Keluarga tidak perlu bergantung pada pinjaman ilegal atau menjual aset produktif saat darurat. Mereka bisa mempertahankan usaha, memenuhi kebutuhan pangan, dan menjaga pendidikan anak tetap berjalan," jelas Kindaris.Kondisi ekonomi yang lebih stabil juga berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak. Orang tua bisa memastikan anak tetap sekolah, mendapat gizi cukup, dan tidak terpaksa bekerja membantu ekonomi keluarga.Lebih dari itu, meningkatnya ketahanan finansial jutaan rumah tangga ultra mikro memperkuat perekonomian nasional. Rumah tangga dengan cadangan keuangan lebih siap menjaga konsumsi saat perlambatan ekonomi, sehingga roda ekonomi lokal tetap berputar."Itulah dampak yang terus kami upayakan bersama Danantara: menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya modal usaha, tetapi juga membangun ketahanan keluarga Indonesia," pungkas Kindaris.PNM berkomitmen menghadirkan model pembiayaan terpadu dengan pemberdayaan. Dengan cara ini, akses modal tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi mendorong perubahan perilaku finansial, peningkatan kapasitas usaha, dan lahirnya keluarga Indonesia yang mandiri serta tangguh menghadapi masa depan.

Redaksi-28 Juli 2026
Ibu-Ibu Desa Jadi Pahlawan Masa Depan Anak Lewat Gerakan Ini
Keluarga

Ibu-Ibu Desa Jadi Pahlawan Masa Depan Anak Lewat Gerakan Ini

Selama ini, kita sering melihat ibu-ibu desa sebagai pilar utama keluarga. Mereka yang mengurus anak, memasak, dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Tapi tahukah Bunda, peran mereka kini semakin luas? Lewat gerakan Srikandi Jaga Desa, para perempuan desa didorong untuk turun langsung memastikan generasi muda tumbuh di lingkungan yang sehat, aman, dan jauh dari pengaruh buruk.Apa Itu Srikandi Jaga Desa?Srikandi Jaga Desa adalah sayap organisasi dari ABPEDNAS yang fokus pada penguatan peran perempuan dalam pembangunan desa. Gerakan ini lahir karena sadar bahwa perempuan punya potensi besar untuk menjadi agen perubahan. Mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak dan perempuan.Perempuan Desa, Pahlawan EkonomiData BPS tahun 2024 menunjukkan bahwa 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan, atau sekitar 37 juta orang. Kontribusi mereka terhadap PDB nasional mencapai 61 persen. Luar biasa, kan? Lewat Srikandi Jaga Desa, para perempuan desa difasilitasi untuk mengembangkan UMKM dan potensi lokal, sehingga kemandirian ekonomi keluarga semakin kuat.Munas Pertama: Konsolidasi NasionalPada 2 Juli 2026, Musyawarah Nasional (Munas) perdana Srikandi Jaga Desa digelar di Jakarta. Acara ini menjadi ajang konsolidasi bagi pengurus dari pusat hingga daerah. Mereka menyamakan visi dan misi sebelum pelantikan resmi keesokan harinya. Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa, Ella Nurlaela Tubagoes, menekankan pentingnya wadah terorganisir bagi perempuan desa.Pengawasan dari Hati NuraniDalam Munas tersebut, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani menegaskan bahwa Srikandi Jaga Desa bukan sekadar pelengkap organisasi. Mereka adalah pilar pengawasan yang rasional dan humanis di tingkat akar rumput. Dengan melibatkan perempuan, potensi penyimpangan kebijakan desa bisa ditekan.Sinergi untuk Desa TangguhKetua Umum DPP ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama, M.PWK., menambahkan bahwa membangun desa yang mandiri tidak bisa tanpa peran perempuan. Sinergi antara BPD dan inisiatif perempuan akan menciptakan ekosistem desa yang berdaya tahan tinggi. Sementara itu, Dewan Pembina Sherly Tjoanda Laos mengingatkan bahwa kemandirian ekonomi dan ketahanan mental anak bermula dari keluarga. Perempuan yang berdaya secara ekonomi akan punya suara lebih lantang dalam menentukan masa depan desa.Mari Dukung Perempuan DesaGerakan Srikandi Jaga Desa membuktikan bahwa ibu-ibu desa adalah pahlawan masa depan anak-anak kita. Dengan semangat "Perempuan Berdaya, Desa Berjaya, Indonesia Maju", mereka siap mengawal pembangunan desa yang transparan, memberdayakan UMKM, dan melindungi generasi muda. Yuk, kita dukung terus perjuangan mereka!

Redaksi-03 Juli 2026
Kisah Sukses 2,35 Juta Perempuan: Pemberdayaan Ekonomi yang Lebih dari Sekadar Pinjaman
Cerita Ibu

Kisah Sukses 2,35 Juta Perempuan: Pemberdayaan Ekonomi yang Lebih dari Sekadar Pinjaman

Akses terhadap modal sering dianggap sebagai kunci utama untuk memulai usaha. Namun, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memiliki pandangan yang lebih luas. Mereka percaya bahwa pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan uang. Harus ada pendampingan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas agar dampaknya benar-benar terasa dan berkelanjutan.Program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah menjadi bukti nyata. Kini, program ini menjangkau 23,3 juta perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia. Ini menjadikan PNM sebagai lembaga pemberdayaan perempuan terbesar di dunia. Tujuannya bukan sekadar menyalurkan modal, tetapi membangun fondasi yang kuat agar para nasabah bisa tumbuh dan mandiri.Pendapatan Melonjak, Jutaan Perempuan 'Naik Kelas'Hasil dari pendekatan ini mulai terlihat. Penelitian independen dari INDEKSTAT pada tahun 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat rata-rata Rp875.738 per bulan. Tidak hanya itu, kemampuan mereka dalam mengembangkan usaha juga naik 28,73 persen, dari kategori rendah menjadi sedang.Dampak ekonomi yang lebih luas juga tercatat dalam penelitian LPEM. Program Mekaar berhasil mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga hingga Rp7,13 triliun pada tahun 2025. Ini artinya, uang yang beredar di masyarakat bertambah, menggerakkan roda ekonomi di tingkat akar rumput.Pencapaian paling membanggakan adalah 2,35 juta nasabah yang berhasil 'naik kelas'. Mereka kini memiliki akses ke layanan keuangan formal yang lebih tinggi. Ini membuktikan bahwa pemberdayaan yang tepat bisa membuka pintu menuju inklusi keuangan yang lebih luas.Pendampingan: Kunci Pembeda PNMDirektur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa pendampingan adalah pembeda utama. “PNM membantu bukan saja dalam hal pembiayaan usaha, tapi juga mendampingi nasabah dalam bentuk pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, dan capacity building,” jelasnya.Ia menambahkan, “Kita ingin memastikan bahwa setiap nasabah mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mencapai kemakmuran keluarga, dan akhirnya mampu naik kelas. Hal inilah yang kami sebut sebagai memberikan modal finansial, sosial, dan intelektual.”Melalui program ini, para perempuan tidak hanya mendapat modal, tetapi juga kepercayaan diri, kemampuan mengelola usaha, dan ketahanan ekonomi keluarga yang lebih kuat. Mereka belajar berhitung, mengelola keuangan, memasarkan produk, dan membangun jaringan.Memperluas Dampak untuk Masa DepanKeberhasilan jutaan nasabah ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan holistik mampu menciptakan perubahan berkelanjutan. PNM berkomitmen untuk terus memperluas dampak programnya bagi perempuan pengusaha ultra mikro di seluruh Indonesia.Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM melanjutkan inisiatif #CariTauLangkahBaru. Tujuannya adalah membantu semakin banyak nasabah untuk berkembang, mandiri, dan naik kelas. Kisah sukses ini adalah inspirasi bagi kita semua bahwa dengan pendampingan yang tepat, setiap perempuan bisa meraih mimpi.

Redaksi-02 Juli 2026
Kisah Nyata Perempuan Prasejahtera yang Berdaya Berkat Pendampingan
Gaya Hidup

Kisah Nyata Perempuan Prasejahtera yang Berdaya Berkat Pendampingan

Bayangkan, seorang ibu rumah tangga yang sebelumnya kesulitan mengakses modal usaha, kini bisa mengembangkan bisnis kulinernya hingga omzet puluhan juta per bulan. Itulah salah satu dampak nyata dari program pemberdayaan yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hingga saat ini, PNM telah melayani 23,3 juta nasabah melalui program Mekaar, yang mayoritas adalah perempuan prasejahtera.Pendapatan Melonjak, Usaha Makin KuatBerdasarkan kajian independen dari INDEKSTAT tahun 2025, dampak positif program ini terlihat jelas. Rata-rata pendapatan bersih nasabah meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan. Artinya, ada tambahan sekitar Rp875 ribu setiap bulan setelah mereka mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan. Tak hanya itu, kemampuan mengembangkan usaha juga meningkat hampir 29 persen. Ini membuktikan bahwa kombinasi modal dan pendampingan mampu mendorong pertumbuhan usaha ultra mikro.Lebih dari Sekadar Pemberi PinjamanDirektur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa tujuan utama perusahaan bukan sekadar menyalurkan modal. "Setiap pembiayaan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup nasabah dan keluarganya. Kami hadir sebagai sahabat pemberdayaan yang mendampingi perempuan prasejahtera untuk tumbuh, berdaya, dan memiliki masa depan lebih baik," ujarnya. Saat ini, PNM beroperasi di 36 provinsi dengan 58 kantor cabang dan lebih dari 4.000 unit layanan Mekaar, didukung 43 ribu Account Officer yang setiap hari turun ke lapangan.Dari Unbankable Menjadi BerdayaMayoritas nasabah PNM sebelumnya termasuk kelompok unbankable dan unfeasible—mereka yang sulit mengakses layanan keuangan formal. Melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan, PNM tidak hanya fokus pada pengembangan usaha, tetapi juga membangun rasa percaya diri, keterampilan wirausaha, dan ketahanan ekonomi keluarga. Program ini menjadi kelanjutan dari inisiatif #CariTauLangkahBaru yang bertujuan memperluas dampak pemberdayaan. Ke depan, PNM berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak perempuan prasejahtera agar bisa naik kelas dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Redaksi-26 Juni 2026
Grab Buka Ruang Belajar Teknologi untuk Perempuan Muda Lewat STEM Talks
Gaya Hidup

Grab Buka Ruang Belajar Teknologi untuk Perempuan Muda Lewat STEM Talks

Grab Indonesia baru saja menggelar acara STEM Talks pada 8 Mei 2026 di Dia.Lo.Gue, Jakarta. Acara bertajuk "Cracking the STEM World: From First Steps to Finding Your Place" ini menghadirkan Sabrina Anggraini, kreator konten dan alumni MIT, serta Gabriella Kawilarang, Principal Product Manager Grab Indonesia. Mereka berbagi pengalaman dan tips sukses di bidang STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika) kepada 75 mahasiswi dan mahasiswa.Mengapa STEM Talks Penting?Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan bahwa hanya 52,86% perempuan usia kerja yang bekerja, sementara laki-laki mencapai 79,85%. Lebih memprihatinkan lagi, tingkat pengangguran perempuan lulusan perguruan tinggi mencapai 18,66%, hampir dua kali lipat laki-laki (8,16%). Artinya, bukan kurangnya kemampuan yang jadi hambatan, melainkan kesempatan yang belum setara.Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia, menegaskan, "Kami percaya teknologi tidak hanya soal kemampuan teknis, tapi juga empati, problem solving, dan keberanian menciptakan dampak. Melalui STEM Talks, kami ingin perempuan muda melihat bahwa mereka punya ruang dan kesempatan sama di bidang teknologi."Lebih dari Sekadar TalkshowPeserta juga mengikuti sesi "Ask Me Anything" berupa focus group discussion dengan para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi. Mereka bisa bertanya langsung tentang tantangan sebagai perempuan di STEM, lingkungan kerja, peluang karier, hingga pengalaman dari product management sampai software engineering.STEM Talks merupakan bagian dari inisiatif "Jejak Aksi Kartini Masa Kini" yang digagas Grab. Program ini menjadi wadah bagi perempuan muda untuk berani mengambil peran strategis di bidang teknologi. Grab berkomitmen tidak hanya membuka akses, tetapi juga menghadirkan ruang belajar, jejaring, dan inspirasi agar perempuan terus bertumbuh dan membawa dampak luas bagi Indonesia.

Redaksi-25 Juni 2026
NaraCerita