Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

stimulasi anak

Berita dan Informasi stimulasi anak

2 artikel ditampilkan

Seru dan Edukatif, Frisian Flag Ajak Ibu Surabaya Optimalkan Tumbuh Kembang Anak
Keluarga

Seru dan Edukatif, Frisian Flag Ajak Ibu Surabaya Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

Setiap orang tua pasti mendambakan anak yang cerdas, aktif, dan mampu meraih potensi terbaiknya. Namun, kecerdasan anak tidak datang begitu saja. Banyak faktor yang memengaruhinya, mulai dari asupan nutrisi sejak dini hingga stimulasi yang tepat. Pemberian makanan bergizi seimbang dan aktivitas yang merangsang otak menjadi kunci utama untuk mendukung tumbuh kembang si kecil.Frisian Flag Temani Langkah Anak di SurabayaBerangkat dari kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, Frisian Flag Indonesia menggelar acara bertajuk 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti'. Setelah sukses di Jakarta, acara ini hadir di Atrium Mall Tunjungan Plaza 6, Surabaya, pada 19-21 Juni 2026. Acara ini dirancang untuk mengedukasi para orang tua tentang pentingnya nutrisi dan stimulasi dalam mendukung perkembangan optimal si kecil.Talkshow: Nutrisi dan Stimulasi, Kunci Kecerdasan AnakPada hari kedua, Sabtu (20/6/26), digelar talkshow bertema 'Optimalkan Kecerdasan Anak dengan Asupan Tepat'. Acara ini menghadirkan dr. Nurita Alami Sp.A, CIMI, Sp.A, Ph.D., seorang dokter spesialis anak, serta Momfluencer Sherly Lembono bersama putranya, Jason.Dokter Nurita menjelaskan bahwa nutrisi adalah fondasi utama tumbuh kembang anak. “Nutrisi yang tepat dapat menjaga daya tahan tubuh, sehingga anak tidak mudah sakit. Jika jarang sakit, berat badan naik optimal dan perkembangan otak terstimulasi dengan baik,” ujarnya. Ia menambahkan, kebutuhan nutrisi anak terdiri dari makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (kalsium, vitamin D, magnesium, omega-3, omega-6, DHA). Khusus untuk perkembangan otak, zat besi, omega-3, omega-6, dan DHA sangat penting untuk membentuk struktur dan volume otak yang optimal. Jika anak susah makan (picky eater), orang tua bisa memilih susu yang diperkaya nutrisi tersebut.Selain nutrisi, stimulasi juga tidak kalah penting. Dokter Nurita menekankan bahwa quality time bersama anak, meski hanya 30 menit sehari, dapat menjadi stimulasi yang efektif. “Anak-anak senang bermain, jadi berikan stimulasi melalui aktivitas bermain yang menyenangkan,” sarannya.Sherly Lembono, seorang ibu dua anak, setuju bahwa kombinasi nutrisi dan stimulasi sangat penting. Ia rutin memberikan susu yang mengandung omega-3, omega-6, dan DHA untuk melengkapi asupan harian anak-anaknya. “Jason dan Claretta punya preferensi makan berbeda. Jason suka karbohidrat, Claretta suka buah dan protein. Saya imbangi dengan susu agar nutrisinya seimbang,” cerita Sherly. Untuk Jason yang aktif basket dan banyak les, Sherly selalu membawakan bekal susu.Jelajah Empat Station EdukatifAcara Frisian Flag tidak hanya talkshow, tetapi juga menghadirkan empat station interaktif yang seru dan edukatif. Setiap station dirancang untuk memberikan pengalaman belajar sambil bermain bagi anak-anak. Mulai dari station yang mengajarkan tentang pentingnya nutrisi, hingga aktivitas fisik yang menyenangkan. Semua station ini menjadi cara asyik untuk menemani perjalanan tumbuh kembang si kecil.Dengan acara seperti ini, Frisian Flag ingin mengajak para orang tua untuk lebih peduli pada nutrisi dan stimulasi anak. Karena setiap langkah kecil hari ini akan membawa mereka menuju masa depan yang lebih cerah.

Redaksi-26 Juni 2026
Si Kecil Sudah Mulai Berlari? Ini Tanda dan Cara Stimulasinya
Keluarga

Si Kecil Sudah Mulai Berlari? Ini Tanda dan Cara Stimulasinya

Setiap tahap tumbuh kembang anak selalu membawa kebanggaan tersendiri bagi orang tua. Salah satu momen yang paling seru adalah saat si kecil mulai belajar berlari. Kemampuan ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga bagian penting dari perkembangan motorik kasar yang melibatkan otot-otot besar di tubuhnya.Kapan Anak Mulai Bisa Berlari?Menurut panduan dari Kementerian Kesehatan RI, anak mulai bisa berlari di usia 18 hingga 24 bulan. Pada tahap awal, mereka mungkin masih kaku dan hanya bisa berlari lurus ke depan. Memasuki usia 2 tahun, koordinasi mereka semakin baik dan mulai bisa menghindari rintangan. Di usia 2,5 tahun, umumnya anak sudah cukup mahir berlari, jadi Bunda perlu ekstra waspada.Manfaat Lari untuk Tumbuh Kembang AnakBerlari memberikan banyak manfaat bagi si kecil, antara lain:Meningkatkan daya tahan tubuh: Aktivitas lari membantu memenuhi kebutuhan gerak harian anak, sesuai rekomendasi WHO dan American Heart Association.Memperkuat tulang dan otot: Tekanan saat berlari merangsang pertumbuhan tulang dan memperkuat otot-otot kaki.Melatih perencanaan motorik: Anak belajar menavigasi lingkungan dengan aman, menghindari rintangan, dan beradaptasi dengan medan berbeda.Mengontrol gerakan: Anak belajar mengatur kecepatan dan intensitas lari, misalnya saat berlari pelan untuk memeluk adik atau berlari kencang saat bermain.Mendukung perkembangan sosial: Berlari jadi bagian dari permainan seperti kejar-kejaran atau lomba, yang mengajarkan interaksi, giliran, dan kerja sama.Tanda Anak Siap BerlariSebelum bisa berlari, pastikan si kecil sudah menguasai beberapa keterampilan dasar ini:Naik turun tangga dengan satu tangan dipegang orang dewasa.Melompat dengan dua kaki.Berjalan mundur.Berjalan ke arah bola untuk menendang.Berjalan di permukaan tidak rata seperti rumput atau kerikil.Cara Stimulasi agar Anak Semangat BerlariBunda bisa mendorong si kecil untuk berlari dengan cara-cara berikut:Sediakan lingkungan yang aman dan lapang, bebas dari mainan atau benda berbahaya.Pastikan sepatu yang dipakai nyaman dan pas di kaki.Ajak anak ke tempat yang menarik, seperti taman dengan perosotan atau playgorund.Mainkan permainan seru seperti kejar-kejaran, petak umpet, atau lomba lari kecil.Berikan contoh dengan berlari bersama mereka, jadilah teman bermain yang aktif.Ingat, setiap anak memiliki ritme perkembangan masing-masing. Jangan memaksakan jika si kecil belum siap. Nikmati setiap prosesnya dan beri dukungan penuh kasih sayang. Selamat menyaksikan si kecil melangkah dan berlari dengan percaya diri!

Redaksi-25 Juni 2026
NaraCerita