Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

stroke

Berita dan Informasi stroke

3 artikel ditampilkan

Kisah Haru Aldi Taher: Begini Cara Keluarga Rawat Sang Bunda yang Kena Stroke
Keluarga

Kisah Haru Aldi Taher: Begini Cara Keluarga Rawat Sang Bunda yang Kena Stroke

Stroke memang menjadi momok menakutkan bagi banyak keluarga, termasuk keluarga Aldi Taher. Namun, bagi Aldi, memiliki seorang ibu yang sakit bukan berarti harus berduka terus-menerus. Justru, momen ini menjadi ajang untuk semakin mempererat tali kasih antarsaudara.Pola Makan Ketat, Tapi Penuh CintaSalah satu perubahan paling drastis yang dilakukan Aldi dan keluarga adalah mengatur ulang menu makanan sang bunda. Kata Aldi, sekarang semua makanan harus diolah tanpa minyak. Gorengan sudah dilarang total, diganti dengan hidangan rebusan yang lembut."Ibu sudah tidak boleh makan yang digoreng. Semua makanan direbus dan dihaluskan, karena kondisi beliau memang perlu makanan yang mudah dicerna," jelas Aldi saat ditemui di kawasan Senayan.Herbal dan Doa Jadi AndalanSelain menjalani pengobatan medis, Aldi juga memberikan suplemen alami seperti madu dan buah naga. Baginya, penyembuhan tidak hanya fisik, tetapi juga spiritual. Setiap hari, Aldi menyempatkan diri membaca Al-Qur'an dan salat untuk sang ibu."Al-Qur'an itu syifa, obat. Saya yakin doa dan bacaan suci bisa membuat ibu tenang dan bahagia. Dan kebahagiaan itu penting untuk proses pemulihan," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.Kompak Bergantian MenjagaTak hanya Aldi, kakak dan adiknya juga ikut andil. Mereka bergantian menemani sang ibu, terutama saat Aldi harus bekerja. Ada perawat yang membantu, tapi kehadiran anak-anaknya tetap yang utama."Ibu selalu mengajarkan kami untuk kompak. Sekarang kami buktikan dengan saling mendukung dan mendoakan. Ibu adalah nyawa kami, malaikat kami, dan surga kami," ungkap Aldi penuh haru.Impian Ajak Ibu Keliling DuniaAldi yang pernah menjadi penyintas kanker mengaku sangat memahami perjuangan melawan penyakit. Karena itu, ia ingin selalu memberikan semangat agar ibunya tidak menyerah."Kami berdoa semoga ibu cepat sembuh. Dan nanti, kami ingin mengajak ibu jalan-jalan keliling dunia. Semasa mudanya, ibu adalah orang yang aktif dan penuh semangat. Beliau panutan kami," pungkasnya.Kisah Aldi Taher ini mengingatkan kita bahwa di balik kesibukan dan gemerlap dunia hiburan, ada kasih sayang seorang anak yang tak pernah pudar pada ibunya. Semoga Allah segera memberikan kesembuhan untuk ibunda Aldi, ya. Aamiin.

Redaksi-05 Juli 2026
Siaga Dampingi Orang Tua Lansia: Panduan Pertolongan Pertama Darurat
Keluarga

Siaga Dampingi Orang Tua Lansia: Panduan Pertolongan Pertama Darurat

Bunda, tinggal serumah dengan orang tua lansia artinya kita perlu siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan. Pasalnya, risiko masalah kesehatan seperti stroke dan jatuh memang lebih tinggi pada usia senja. Tapi jangan khawatir, dengan mengenali tanda-tanda awal dan langkah pertolongan pertama yang benar, kita bisa memberikan bantuan cepat sebelum tim medis tiba.Kenali Gejala Stroke dengan Metode SEGERAMetode ini mudah diingat dan bisa membantu kita mendeteksi stroke sejak dini. Berikut langkah-langkahnya:S – Senyum tidak simetris: Perhatikan apakah wajah tampak mencong, bibir turun sebelah, atau senyum tidak rata.E – Extremitas lemah: Cek apakah tangan atau kaki mendadak lemah, sulit digerakkan, atau terasa kebas pada satu sisi tubuh.G – Gangguan bicara: Apakah penderita bicara pelo, sulit mengucapkan kata, atau tidak mengerti pembicaraan sederhana?E – Eyes (gangguan penglihatan): Waspadai penglihatan kabur mendadak, pandangan ganda, atau kesulitan melihat pada satu sisi.R – Gangguan keseimbangan: Apakah penderita sempoyongan, sulit berjalan, atau pusing tiba-tiba?A – Act Fast (bertindak cepat): Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang sembuh dan kecil risiko kecacatan.Metode FAST untuk Deteksi StrokeSelain SEGERA, ada juga metode FAST yang tak kalah praktis:Face: Minta penderita tersenyum. Apakah wajahnya mencong atau tidak simetris?Arm: Minta penderita mengangkat kedua lengan ke depan. Apakah salah satu lengan lemah atau sulit diangkat?Speech: Minta penderita mengucapkan kalimat sederhana. Apakah bicaranya pelo atau cadel?Time: Jika ada satu saja gejala, segera hubungi 119 atau bawa ke IGD terdekat.Langkah Pertolongan Pertama pada StrokeSaat mencurigai stroke, lakukan hal ini:Tetap tenang dan jangan panik.Segera hubungi 119 atau IGD rumah sakit.Catat waktu munculnya gejala pertama.Baringkan penderita dengan kepala dan bahu sedikit lebih tinggi.Miringkan kepala jika penderita muntah untuk mencegah tersedak.Longgarkan pakaian yang ketat seperti kerah baju atau ikat pinggang.Jangan tinggalkan penderita sendirian sampai bantuan datang.Pantangan yang Harus DihindariAda beberapa hal yang justru berbahaya jika dilakukan pada penderita stroke:Jangan memberi makan atau minum – risiko tersedak sangat tinggi.Jangan beri obat apa pun tanpa persetujuan dokter.Jangan memaksa penderita berdiri atau berjalan.Jangan tinggalkan penderita sendirian.Jangan memijat atau mengurut bagian tubuh yang lumpuh.Jangan menunggu gejala membaik sendiri – segera bertindak.Pertolongan Pertama saat Lemas dan JatuhLemas pada lansia bisa menjadi tanda awal masalah serius. Jika orang tua tiba-tiba merasa lemas, pusing, atau hampir pingsan, segera:Bantu mereka duduk atau berbaring di tempat yang aman.Longgarkan pakaian ketat.Berikan udara segar.Jika sudah jatuh, jangan langsung mengangkat paksa – periksa apakah ada cedera.Jika curiga ada patah tulang, lakukan imobilisasi (bidai) sebelum memindahkan.Ingat, kapan pun ada keraguan, jangan ragu untuk menghubungi tenaga medis. Kesehatan dan keselamatan orang tua adalah prioritas utama.

Redaksi-29 Juni 2026
Aldi Taher Buka Bisnis Kuliner Baru, Ibu Tercinta Jadi Tamu Istimewa
Berita

Aldi Taher Buka Bisnis Kuliner Baru, Ibu Tercinta Jadi Tamu Istimewa

Aldi Taher baru saja meresmikan bisnis kuliner terbarunya yang diberi nama Ayam Goreng Basah-Basah. Yang bikin acara ini makin spesial, ia mengajak ibunda tercinta untuk ikut hadir. Ini pertama kalinya sang ibu keluar rumah setelah berjuang melawan stroke yang cukup berat.Dalam kesempatan itu, Aldi dengan bangga menunjukkan perkembangan kesehatan ibunya. "Alhamdulillah progresnya bagus. Tadinya Ibu pakai selang lewat hidung untuk makan, sekarang selangnya sudah dicopot. Ibu sudah bisa makan sendiri, bahkan sudah bisa interaksi lagi," ujarnya dengan mata berbinar.Perjuangan Panjang Melawan StrokeIbu Aldi Taher ternyata sudah mengalami stroke sebanyak lima kali. Pada serangan terakhir, kondisinya sempat kritis hingga harus mendapat asupan makanan melalui selang. "Ibu diuji stroke lima kali. Terakhir stroke kelimanya, makannya lewat hidung. Kesadarannya sempat menurun, alhamdulillah sekarang sudah bisa pegang minuman sendiri dan menelan lewat mulut," cerita Aldi penuh syukur.Kebahagiaan Aldi semakin lengkap karena di hari peresmian bisnisnya, sang ibu bisa mendampingi. "Alhamdulillah qodarullah hari ini Ibu bisa nemenin Aldi untuk menjemput rezeki berkah, dagang Ayam Goreng Basah-Basah," sambungnya.Terapi Rutin Jadi Kunci PemulihanAgar kondisi ibunya terus membaik, Aldi dan keluarga rutin menjalani berbagai terapi, termasuk terapi robot. Ia berbagi tugas dengan sang kakak, Bang Ali, agar ibunda tetap mendapat perawatan optimal. "Seminggu itu tiga kali. Bang Ali yang biasa nemenin. Jadi kita bagi tugas. Aldi nyanyi nyari duit insyaallah buat Ibu terapi, Bang Ali juga nyari duit buat Ibu terapi. Kalau aku libur, aku nemenin Ibu seperti hari ini. Aku libur syuting, nyanyi, Ibu aku ajak jalan-jalan ke Ayam Goreng Basah-Basah, doa Ibu," jelasnya.Ikhlas dan Berbakti pada Orang TuaMeski biaya pengobatan dan terapi stroke tidak sedikit, Aldi mengaku menjalaninya dengan ikhlas. Ia percaya bahwa berbakti kepada orang tua akan membuka pintu rezeki. "Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yang namanya rezeki itu enggak perlu dicari. Kalau kita baca Quran, salat, muliakan orang tua, udah, rezeki datang sendiri. Enggak percaya? Lakuin aja coba, bismillah," tuturnya.Bagi Aldi, mengajak ibunya keluar rumah di sela waktu libur syuting juga merupakan bagian dari terapi psikis. Dengan begitu, ibunda tetap bahagia dan semangat menjalani masa pemulihan. Selamat untuk Aldi dan keluarga atas pencapaian dan kebahagiaan ini!

Redaksi-26 Juni 2026
NaraCerita