Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

kesehatan

Berita dan Informasi kesehatan

3 artikel ditampilkan

Saat Pelari Jakarta Berlari di Tengah Cuaca Ekstrem dan Polusi
Kesehatan Keluarga

Saat Pelari Jakarta Berlari di Tengah Cuaca Ekstrem dan Polusi

Bayangkan, kamu sudah bersiap dengan sepatu lari kesayangan, playlist favorit, dan target jarak yang ingin dicapai. Namun, begitu melangkah keluar, udara terasa panas dan berat. Inilah kenyataan yang dihadapi banyak pelari di Jakarta belakangan ini.Beberapa waktu lalu, seorang teman menceritakan pengalamannya saat berlari di kawasan Gelora Bung Karno. Ia kaget bukan main ketika melihat jam tangannya menunjukkan detak jantung hingga 179 denyut per menit, padahal kecepatannya biasa saja. Padahal, biasanya detak jantungnya stabil di angka 155. Keringat pun mengucur deras tanpa henti. Ia bukan sendiri. Beberapa pelari lain juga merasakan hal serupa, bahkan ada yang mengaku detak jantungnya sudah tinggi sebelum mulai berlari.Fenomena Tren Lari yang MelonjakMinat masyarakat pada olahraga lari memang sedang meningkat pesat. Data dari sebuah aplikasi pelacak kebugaran menunjukkan lonjakan aktivitas lari di Indonesia. Sepanjang awal tahun, tercatat jutaan aktivitas lari, naik signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Lari menjadi pilihan favorit karena mudah, murah, dan bisa dilakukan kapan saja, terutama bagi pekerja kantoran yang ingin tetap bugar di sela kesibukan.Namun, di balik semangat ini, ada ironi yang tak bisa dihindari. Jakarta, sebagai pusat aktivitas, justru memiliki kualitas udara yang buruk. Data dari lembaga pemantau kualitas udara menunjukkan tingkat polusi yang konsisten berada di atas ambang batas sehat. Bahkan, pada hari-hari tertentu, Jakarta masuk dalam daftar kota paling berpolusi di dunia.Tantangan Panas dan Polusi Bagi PelariPolusi udara dan suhu panas menjadi dua tantangan utama yang dihadapi pelari Jakarta. Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa berolahraga di tengah polusi tinggi bisa membahayakan sistem pernapasan. Saat berlari, frekuensi napas meningkat, sehingga partikel polutan lebih banyak masuk ke paru-paru. Hal ini bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.Suhu udara yang tinggi juga menjadi masalah serius. Panas ekstrem dapat menyebabkan heat stress, yang ditandai dengan detak jantung meningkat, tubuh cepat lelah, dan risiko dehidrasi. Dokter spesialis kedokteran olahraga menyarankan agar pelari lebih waspada dan tidak memaksakan diri saat kondisi cuaca tidak bersahabat.Menuntut Lingkungan yang SehatMenjadi pelari di Jakarta memang butuh ekstra ketahanan. Namun, tanggung jawab untuk menyediakan lingkungan yang sehat tidak bisa dibebankan hanya pada individu. Pemerintah kota perlu mengambil langkah serius untuk mengatasi polusi udara dan dampak perubahan iklim. Kebijakan pengendalian emisi dari industri dan transportasi harus diperketat.Seperti kata seorang aktivis lingkungan, mencari sehat di Jakarta ibarat berjuang melawan arus. Kita mendukung gaya hidup sehat, tapi lingkungan juga harus mendukung. Tanpa udara bersih dan suhu yang bersahabat, setiap langkah lari kita terasa sia-sia.Jadi, untuk para pelari Jakarta, tetap semangat! Tapi jangan lupa untuk selalu cek kualitas udara sebelum berlari, pilih waktu yang tepat, dan dengarkan tubuhmu. Kesehatanmu adalah prioritas utama.

Redaksi-07 Agustus 2026
Rahasia Hidup Sehat yang Jarang Disadari: Keseimbangan Jiwa dan Raga
Kesehatan Keluarga

Rahasia Hidup Sehat yang Jarang Disadari: Keseimbangan Jiwa dan Raga

Bagi kita para ibu, menjaga kesehatan keluarga adalah prioritas. Tapi, pernahkah kita merasa lelah bukan hanya secara fisik, tapi juga mental? Ternyata, sehat itu bukan sekadar tidak sakit, melainkan kondisi utuh yang melibatkan tubuh dan pikiran. Hal ini yang coba diangkat dalam sebuah acara kesehatan tahunan yang mengusung konsep kesehatan holistik.Lebih dari Sekadar OlahragaAcara yang diadakan di Jakarta ini bukan sekadar ajang senam massal. Peserta diajak untuk merasakan pengalaman menyeluruh, mulai dari gerakan yang menenangkan seperti yoga meditasi, hingga latihan fisik yang menantang seperti pilates dan pelatihan ketahanan. Semua dirancang untuk berbagai tingkat kebugaran, jadi ibu-ibu yang baru memulai pun tetap bisa mengikuti.Yang menarik, acara ini juga punya area khusus untuk mengenali kondisi tubuh lebih dalam. Ada pemeriksaan kulit, evaluasi tulang dan sendi, serta konsultasi dengan tenaga kesehatan. Bayangkan, kita bisa tahu kondisi tubuh kita secara detail, bukan hanya sekedar merasa sehat. Ada juga sesi meracik minuman sehat yang menyenangkan, pastinya anak-anak juga suka!Fenomena Kesadaran Kesehatan MentalTahukah Moms, berdasarkan sebuah survei, banyak orang Indonesia yang kini menganggap kesehatan mental dan emosional lebih penting daripada lima tahun lalu. Ini menandakan perubahan cara pandang yang positif. Kita mulai sadar bahwa stres dan kelelahan mental bisa berdampak besar pada kesehatan fisik. Karena itu, acara seperti ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.Para peserta pun mengaku mendapatkan pengalaman yang berbeda. Mereka tidak hanya diajak bergerak, tetapi juga diajak untuk memahami kebutuhan tubuh, memberi waktu istirahat, dan memenuhi asupan gizi harian. Ini adalah pengingat yang baik bagi kita semua, bahwa merawat diri itu penting, bukan egois.Dukungan Nutrisi untuk Kesehatan MenyeluruhDi balik acara yang seru ini, ada pesan penting tentang asupan nutrisi. Salah satu brand yang terkenal dengan produk susu ini, memperkenalkan inovasi terbarunya yang mengandung kolagen dan vitamin C. Kombinasi ini dipercaya membantu menjaga kesehatan tulang, sendi, dan kulit. Jadi, selain berolahraga dan mengelola stres, kita juga perlu memastikan tubuh mendapat nutrisi yang tepat.Seorang brand ambassador yang juga artis cantik, berbagi pengalamannya. Menurutnya, kesehatan itu adalah perawatan menyeluruh, baik tubuh maupun pikiran. Olahraga membuat tubuh kuat, sementara meluangkan waktu untuk beristirahat dan mengenali diri penting untuk keseimbangan mental. Semua itu harus didukung dengan asupan gizi yang baik setiap hari.Langkah Kecil untuk Perubahan BesarKuncinya adalah memulai dari langkah kecil yang konsisten. Tidak perlu langsung ekstrem. Kita bisa mulai dengan menyisihkan waktu 15 menit untuk peregangan atau meditasi, memilih makanan bergizi, dan tidur cukup. Kebiasaan sederhana ini, jika dilakukan rutin, akan memberikan dampak besar bagi kesehatan jiwa dan raga kita.Jadi, yuk kita mulai merawat diri kita secara utuh. Karena dengan menjadi sehat dan bahagia, kita bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga tercinta. Ingat, kesehatan adalah investasi jangka panjang yang paling berharga.

Redaksi-07 Agustus 2026
5 Manfaat Nanas untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan, Bisa Cegah Kanker
Kesehatan Keluarga

5 Manfaat Nanas untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan, Bisa Cegah Kanker

Nanas memang sering dikaitkan dengan risiko keguguran pada ibu hamil muda. Namun, buah tropis yang satu ini juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan secara umum. Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima manfaat nanas yang sayang untuk dilewatkan.1. Memperkuat Daya Tahan TubuhSebuah penelitian di Filipina melibatkan anak-anak usia sekolah yang diberi sekaleng nanas setiap hari. Hasilnya, mereka yang rutin mengonsumsi nanas lebih jarang terkena infeksi virus dan bakteri dibandingkan yang tidak. Kandungan vitamin C dan enzim bromelain di dalamnya berperan penting dalam menjaga sistem imun.2. Meredakan Nyeri dan PeradanganEnzim bromelain dalam nanas dikenal mampu memecah protein dan mengurangi pembengkakan. Dalam bentuk suplemen, bromelain telah terbukti efektif meredakan nyeri, memar, dan bengkak setelah operasi. Jadi, mengonsumsi nanas segar juga bisa membantu pemulihan cedera ringan.3. Menurunkan Risiko KankerStudi laboratorium menunjukkan bahwa seluruh bagian nanas—batang, inti, dan daging buah—dapat menekan pertumbuhan sel kanker ovarium dan usus besar. Selain itu, beta-karoten dalam nanas juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat dan usus besar. Meski masih perlu penelitian lebih lanjut, tak ada salahnya menambahkan nanas dalam menu harian.4. Menjaga Kesehatan KulitVitamin C dan beta-karoten dalam nanas bekerja sama melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi. Konsumsi nanas secara teratur juga membantu mengurangi keriput dan memperbaiki tekstur kulit. Vitamin C pun penting untuk produksi kolagen, protein yang menjaga elastisitas kulit.5. Mendukung Kesehatan MataKandungan vitamin C yang tinggi pada nanas membantu menjaga cairan di dalam mata. Sebuah studi menemukan bahwa asupan vitamin C yang cukup dapat menurunkan risiko pembentukan katarak. Jadi, selain wortel, nanas juga bisa jadi pilihan untuk menjaga penglihatan tetap jernih.Meski bermanfaat, konsumsi nanas tetap harus bijak, terutama bagi ibu hamil. Kandungan bromelain dalam jumlah besar memang bisa memicu kontraksi, tapi makan dalam porsi wajar umumnya aman. Selalu konsultasikan dengan dokter jika ragu.

Redaksi-25 Juni 2026
NaraCerita