Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

pekerjaan rumah

Berita dan Informasi pekerjaan rumah

2 artikel ditampilkan

Membagi Peran Domestik dalam Islam, Bukan Cuma Tugas Istri
Keluarga

Membagi Peran Domestik dalam Islam, Bukan Cuma Tugas Istri

Perdebatan soal pembagian tugas rumah tangga sering kali menjadi sumber ketegangan dalam keluarga. Banyak yang menganggap bahwa urusan dapur, cuci, dan bersih-bersih adalah kewajiban mutlak seorang istri. Namun, benarkah Islam mengajarkan hal itu?Teladan Mulia dari RasulullahRasulullah SAW adalah contoh terbaik dalam kehidupan rumah tangga. Beliau tidak pernah merasa gengsi untuk membantu pekerjaan rumah. Aisyah RA pernah ditanya tentang kebiasaan Rasulullah di rumah, dan ia menjawab, "Beliau adalah manusia biasa. Beliau menjahit pakaiannya sendiri, memerah susu, dan melayani dirinya sendiri." (HR. Ahmad dan Tirmidzi). Dalam riwayat lain, Aisyah RA juga berkata, "Rasulullah SAW sudah biasa melayani keperluan keluarganya. Ketika waktu salat tiba, beliau keluar untuk mengerjakan salat." (HR Bukhari).Sikap Rasulullah ini menunjukkan bahwa membantu istri dalam urusan domestik adalah bentuk kasih sayang dan perhatian, bukan sebuah aib. Dengan saling bahu-membahu, hubungan suami istri menjadi lebih harmonis dan penuh keberkahan.Lalu, Siapa yang Wajib Mengerjakan Pekerjaan Rumah?Pertanyaan ini telah dibahas oleh para ulama dari berbagai mazhab. Menurut buku Istri Bukan Pembantu karya Ahmad Sarwat, mayoritas ulama dari mazhab Hanafiyah, Malikiyah, Syafi'iyah, Hanabilah, dan Zhahiriyah sepakat bahwa pada dasarnya seorang istri tidak memiliki kewajiban untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Tugas domestik bukanlah beban hukum yang harus dipikul istri. Jika seorang istri melakukannya dengan ikhlas, maka itu menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah.Sejalan dengan itu, dalam kitab Badai' Ash-Shanai', ulama Mazhab Hanafiyah, Al-Imam Al-Kasani, menjelaskan bahwa jika seorang suami membawa bahan makanan mentah, lalu istrinya menolak memasaknya, maka suami tidak boleh memaksanya. Justru suamilah yang hendaknya menyediakan makanan yang sudah siap santap. Ini menunjukkan bahwa syariat tidak mewajibkan istri untuk memasak.Budaya vs Ajaran IslamDi Indonesia, pandangan bahwa pekerjaan rumah adalah tugas istri masih kental. Namun, perlu disadari bahwa hal itu lebih dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan turun-temurun, bukan semata-mata ajaran Islam. Dalam fikih, para ulama cenderung berpandangan bahwa pekerjaan rumah bukan kewajiban mutlak istri. Oleh karena itu, pembagian tugas sebaiknya dibangun atas dasar musyawarah, saling pengertian, dan kondisi masing-masing keluarga.Dengan memahami pandangan ini, semoga kita bisa membangun rumah tangga yang lebih adil, penuh cinta, dan saling menghargai. Ingat, kebahagiaan keluarga bukan soal siapa yang mengerjakan apa, tapi bagaimana kita bersama-sama menciptakan kehangatan di dalamnya.

Redaksi-05 Juli 2026
Curhat Ibu Rumah Tangga Viral: Saat Ibu Tumbang, Rumah Ikut Berantakan
Gaya Hidup

Curhat Ibu Rumah Tangga Viral: Saat Ibu Tumbang, Rumah Ikut Berantakan

Media sosial kembali diramaikan oleh curhatan seorang ibu rumah tangga yang menyentuh hati. Akun Instagram @selvi_komaru_zaman mengunggah video yang memperlihatkan kondisi rumahnya yang berantakan—tumpukan pakaian kotor, dapur penuh piring, dan lantai berserakan. Dalam videonya, ia mengaku sedang tidak enak badan dan anaknya juga sakit, sehingga ia kewalahan membereskan rumah.Realita yang Sering TerabaikanDalam unggahan tersebut, Selvi—sapaan akrabnya—menceritakan bahwa ia merasa sedih karena harus tetap bekerja keras meski tubuhnya lemah. Ia menyadari bahwa ketika seorang ibu tumbang, seluruh rumah ikut kacau. "Ternyata kalau seorang ibu di rumah lagi tumbang, satu rumah langsung kelihatan bedanya. Bukan karena ngerasa aku paling hebat, tapi karena dari awal semua urusan memang udah dianggap otomatis jadi tugas perempuan," ungkapnya.Ia pun menyoroti ketidakadilan dalam pembagian tugas rumah tangga. "Yang makan juga bukan cuman satu orang. Yang pakai barang banyak. Yang bikin rumah berantakan juga banyak. Tapi anehnya, urusan beres-beres sering banget langsung identik sama ibu atau istri," tambah Selvi.Viral dan Banjir DukunganVideo Selvi telah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dan mendapat banyak komentar dari warganet. Banyak yang merasa terwakili dan memberikan dukungan. Seorang netizen menulis, "Peluk dari kejauhan. Insyaallah setiap kebaikanmu berbalas pahala terbaik." Warganet lain menyarankan agar ia mengajarkan anak laki-lakinya untuk membantu pekerjaan rumah, demi memutus rantai patriarki.Selvi, yang sehari-hari berperan sebagai ibu rumah tangga, pedagang, dan kreator konten, mengonfirmasi bahwa video tersebut adalah pengalaman pribadinya. Ia berharap curhatannya bisa membuka mata banyak orang bahwa pekerjaan rumah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban perempuan. "Saya ingin menyampaikan bahwa menjaga rumah seharusnya menjadi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga, bukan hanya satu orang saja," tutup Selvi.

Redaksi-25 Juni 2026
NaraCerita