Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

peralatan dapur

Berita dan Informasi peralatan dapur

3 artikel ditampilkan

Rekomendasi Panci Tanah Liat untuk Masakan Rumahan yang Lezat
Keluarga

Rekomendasi Panci Tanah Liat untuk Masakan Rumahan yang Lezat

Bunda, siapa sangka kalau panci tanah liat yang dulu sering dianggap kuno, sekarang justru jadi primadona di dapur modern? Selain tampilannya yang estetik, panci berbahan alami ini menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan dan kelezatan masakan. Panci tanah liat menghantarkan panas secara perlahan dan merata, sehingga bumbu meresap sempurna dan makanan matang dengan tekstur yang pas.Kalau Bunda sedang mencari panci tanah liat berkualitas, berikut beberapa rekomendasi yang bisa dipertimbangkan.1. Kendil dari Migoenani PotteryProduk pertama datang dari Migoenani Pottery yang menawarkan kendil berbahan 100 persen tanah liat tanpa campuran kimia. Warna glossy alami dihasilkan dari proses pembakaran, bukan dari cat atau pernis. Panci ini diklaim food grade, sehingga aman untuk memasak dan menyajikan makanan atau minuman. Cocok banget untuk memasak bubur atau jamu.2. Kendil Gerabah dari Gerabahku JogjaGerabahku Jogja menghadirkan kendil gerabah dengan diameter 16 cm dan kapasitas 1 liter. Dibuat secara handmade oleh pengrajin dari Klaten, panci ini menggunakan teknik pembakaran tradisional yang membuat panasnya merata. Cocok untuk memasak gudeg, lodeh, sop, atau merebus jamu herbal.3. Panci Gerabah Motif Daun dari Pawon Gerabah JogjaMasih dari pengrajin Klaten, Pawon Gerabah Jogja menawarkan panci tanah liat dengan motif daun melingkar yang manis. Kapasitasnya 2 liter, pas untuk menyajikan sayur, sop, rawon, atau gudeg. Tanpa cat dan food grade, panci ini juga punya pegangan yang nyaman untuk dipegang.4. Panci Gepeng Ukir Bunga dari Pawon Gerabah JogjaMasih dari brand yang sama, ada panci gepeng dengan ukiran bunga yang cantik. Dibuat dengan teknik tradisional Bayat, panci ini memiliki warna cokelat kehitaman mengilap yang khas. Kapasitasnya 3 liter, cukup besar untuk masakan keluarga. Selain sebagai alat masak, panci ini juga cantik dijadikan wadah saji.5. Panci Casserole dari Nordicca KitchenwareUntuk Bunda yang suka tampilan premium, panci casserole dari Nordicca Kitchenware ini bisa jadi pilihan. Terbuat dari tanah liat atau tembikar alami dengan kapasitas 2,7 liter dan diameter 20 cm. Panci ini bisa digunakan di berbagai jenis kompor dan cocok untuk memasak berbagai hidangan, sekaligus bisa dibawa ke meja makan sebagai wadah penyaji.Itulah beberapa rekomendasi panci tanah liat yang bisa Bunda pilih. Dengan memilih panci tanah liat, Bunda nggak cuma dapat masakan yang lezat, tapi juga ikut melestarikan warisan budaya dan menjaga lingkungan. Selamat mencoba, Bunda!

Redaksi-03 September 2026
Panci Listrik Serbaguna Low Watt, Solusi Praktis Masak di Rumah
Keluarga

Panci Listrik Serbaguna Low Watt, Solusi Praktis Masak di Rumah

Bagi ibu rumah tangga atau anak kos yang ingin tetap bisa memasak sendiri, panci listrik serbaguna low watt adalah investasi cerdas. Selain hemat listrik, alat ini bisa dipakai merebus, menggoreng, mengukus, hingga memasak mi, sup, atau hot pot hanya dengan satu perangkat. Berikut rekomendasi panci listrik terbaik yang sudah teruji awet dan cocok untuk kebutuhan harian.Tips Memilih Panci Listrik Serbaguna Low WattSebelum membeli, perhatikan kapasitas, daya listrik, material panci, dan fitur tambahan. Pastikan sesuai dengan kebutuhan dan daya listrik di rumah Anda. Berikut pilihan terbaik yang bisa dipertimbangkan:SAMONO SW-DG01P – Kapasitas 1,5 liter, daya 300–600 watt, anti lengket, dua mode pemanasan. Harga sekitar Rp125.000–Rp179.000.GM Bear Panci Listrik Multifungsi 3 in 1 1692 – Kapasitas 1,8 liter, daya 360–720 watt, bisa mengukus dan merebus. Harga sekitar Rp112.000–Rp150.000.Advance C310 Electric Cooker – Diameter 18 cm, daya 200–400 watt, dilengkapi tray kukusan. Harga sekitar Rp117.000–Rp150.000.GOTO Lucas Mini Fry Pan – Bentuk frying pan, kapasitas 1,8 liter, daya 200–400 watt, cocok untuk menumis dan menggoreng. Harga sekitar Rp144.000–Rp260.000.FREEMIR Electric Cooking Pot SUS304 – Material stainless steel SUS304, kapasitas 1,6 liter, tahan karat. Harga sekitar Rp180.000–Rp320.000.Simplus Electric Cooking Pot – Kapasitas 1,5 liter, daya 300–630 watt, anti lengket, dua mode pemanasan. Harga sekitar Rp217.000–Rp259.000.BRAVHOM BL-EP02 – Kapasitas 1,8 liter, daya 600–700 watt, lapisan keramik anti gores, dilengkapi rak kukusan. Harga sekitar Rp126.000–Rp180.000.Advance C340 – Kapasitas 1,5 liter, anti lengket, tray bawaan. Harga sekitar Rp90.000–Rp140.000.Advance C370 – Kapasitas 1,25 liter, daya 600 watt, fitur 4-in-1. Harga sekitar Rp147.000–Rp230.000.Han River HRDZG02 – Kapasitas 2 liter, daya 650 watt, anti lengket, cocok untuk keluarga kecil. Harga sekitar Rp150.000–Rp200.000.Dengan panci listrik serbaguna low watt, Anda bisa memasak lebih praktis, hemat listrik, dan tetap menghasilkan hidangan lezat setiap hari. Pilih sesuai kebutuhan dan nikmati kemudahan memasak tanpa ribet.

Redaksi-04 Juli 2026
Peralatan Dapur Sehari-hari yang Bisa Mengancam Kesehatan Keluarga
Kesehatan Keluarga

Peralatan Dapur Sehari-hari yang Bisa Mengancam Kesehatan Keluarga

Bunda, dapur adalah jantung rumah tempat kita menyiapkan makanan bergizi untuk keluarga. Namun, tanpa sadar, beberapa peralatan dapur yang kita andalkan ternyata bisa membawa risiko kesehatan. Penelitian terbaru mengungkap bahwa spatula plastik hitam, talenan plastik, dan wajan antilengket berpotensi melepaskan zat berbahaya ke dalam makanan. Yuk, simak ulasannya agar Bunda bisa lebih bijak memilih perlengkapan dapur.1. Spatula dan Peralatan Plastik HitamPeralatan masak berbahan plastik hitam, seperti spatula, sendok sayur, atau centong, memang praktis dan murah. Namun, studi menemukan bahwa banyak produk ini mengandung senyawa penghambat api beracun, seperti decabromodiphenyl ether (decaBDE). Zat ini awalnya digunakan pada perangkat elektronik, lalu limbah elektronik didaur ulang menjadi peralatan dapur. Akibatnya, bahan kimia berbahaya bisa berpindah ke makanan saat digunakan memasak.Paparan decaBDE dikaitkan dengan risiko kanker, gangguan hormon, masalah perkembangan pada anak, serta gangguan saraf dan kekebalan tubuh. Para peneliti memperkirakan rata-rata paparan harian dari peralatan dapur plastik hitam mencapai 34,7 ppm. Karena sifatnya yang menumpuk di tubuh, belum ada batas aman yang ditetapkan. Sebagai alternatif, Bunda bisa beralih ke peralatan dari stainless steel atau silikon food-grade yang lebih aman.2. Talenan PlastikTalenan plastik sering jadi pilihan karena ringan dan mudah dibersihkan. Namun, setiap kali Bunda memotong sayuran atau daging di atasnya, pisau akan mengikis permukaan plastik dan melepaskan mikroplastik. Penelitian dari University of North Dakota menunjukkan bahwa satu kali pemotongan bisa menghasilkan hingga 1.114 partikel mikroplastik. Jika terakumulasi setahun, Bunda bisa mengonsumsi sekitar 50 gram mikroplastik.Mikroplastik ini bisa masuk ke pembuluh darah, meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, kerusakan DNA, peradangan, bahkan kanker. Selain itu, mikroplastik juga mengandung bahan kimia pengganggu hormon yang bisa memicu gangguan reproduksi dan metabolisme. Solusinya, ganti talenan plastik dengan talenan kayu atau bambu yang lebih alami dan memiliki sifat antibakteri.3. Wajan AntilengketWajan antilengket memang memudahkan memasak tanpa banyak minyak. Namun, lapisan antilengketnya mengandung PFAS (per- and polyfluoroalkyl substances) yang dikenal sebagai 'forever chemicals' karena sulit terurai. PFAS dikaitkan dengan kerusakan hati, penyakit tiroid, obesitas, gangguan kesuburan, hingga kanker. Meski wajan modern menggunakan PTFE, para ahli menyarankan untuk tidak menggunakannya pada suhu sangat tinggi atau jika lapisannya sudah rusak.Sebelumnya, PFOA yang pernah digunakan dalam produksi wajan antilengket juga telah dilarang karena risiko kesehatan. Kini, pilihlah wajan berbahan stainless steel, besi cor, atau keramik sebagai alternatif yang lebih aman. Ingat, peralatan dapur yang baik bukan hanya soal kemudahan, tapi juga kesehatan keluarga.Bunda, dengan mengenali risiko dari peralatan dapur sehari-hari, kita bisa mengambil langkah preventif. Mulailah mengganti peralatan yang berpotensi berbahaya dengan bahan yang lebih aman. Kesehatan keluarga adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.

Redaksi-01 Juli 2026
NaraCerita