Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

pertengkaran suami istri

Berita dan Informasi pertengkaran suami istri

2 artikel ditampilkan

Saat Emosi Memuncak, Apakah Boleh Meninggalkan Rumah?
Keluarga

Saat Emosi Memuncak, Apakah Boleh Meninggalkan Rumah?

Setiap pasangan pasti pernah mengalami perbedaan pendapat. Namun, saat pertengkaran memuncak, beberapa istri memilih untuk meninggalkan rumah sebagai cara menenangkan diri. Apakah keputusan ini tepat dalam Islam? Mari kita bahas bersama agar Bunda bisa mengambil langkah yang bijak.Pandangan Islam tentang Meninggalkan Rumah saat BertengkarDalam Islam, rumah tangga adalah tempat sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun saat terjadi konflik, meninggalkan rumah bukanlah solusi yang dianjurkan. Rasulullah SAW mengajarkan agar pasangan saling menahan amarah dan berdamai. Jika emosi sudah sangat memuncak, ada baiknya Bunda mengambil jeda sejenak di dalam rumah, misalnya ke kamar atau teras, bukan keluar rumah tanpa tujuan.Alternatif Menenangkan Diri Tanpa Meninggalkan RumahJika Bunda merasa perlu menenangkan diri, cobalah cara-cara berikut:Mengambil napas dalam-dalam dan berwudhuMembaca istigfar atau dzikirMenjauh sejenak ke ruangan lain dalam rumahMenulis perasaan di jurnalMenghubungi sahabat atau ibu untuk curhat, bukan melarikan diriTips Berkomunikasi dengan Suami setelah RedaSetelah suasana hati lebih tenang, ajak suami bicara baik-baik. Gunakan kalimat 'aku merasa' daripada 'kamu selalu'. Ingatlah bahwa tujuan utama adalah mencari solusi, bukan memenangkan argumen. Jika perlu, libatkan pihak ketiga yang dipercaya seperti keluarga atau konselor pernikahan.Bunda, meninggalkan rumah saat bertengkar bisa memperkeruh suasana dan menimbulkan masalah baru. Lebih baik, tahan diri dan cari cara positif untuk meredakan emosi. Semoga rumah tangga Bunda selalu diliputi kasih sayang.

Redaksi-01 Juli 2026
Saat Bertengkar, Bolehkah Istri Meninggalkan Rumah? Ini Kata Islam
Keluarga

Saat Bertengkar, Bolehkah Istri Meninggalkan Rumah? Ini Kata Islam

Setiap pasangan pasti pernah mengalami konflik. Ada yang memilih diam, ada pula yang membutuhkan waktu untuk sendiri agar tidak semakin meledak-ledak. Tak jarang, istri memutuskan keluar rumah sejenak saat bertengkar dengan suami. Pertanyaannya, apakah tindakan ini diperbolehkan dalam syariat Islam?Kewajiban Istri dalam Rumah TanggaSebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami hak dan kewajiban suami istri. Dalam Islam, istri memiliki kewajiban untuk menaati suami dalam hal yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Kewajiban ini mencakup mengelola rumah tangga, merawat anak, dan menjaga keharmonisan keluarga.Bolehkah Istri Keluar Tanpa Izin Suami?Pada dasarnya, sebagian ulama berpendapat bahwa istri tidak boleh keluar rumah tanpa izin suami. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang menekankan pentingnya menjaga hak dan kewajiban dalam pernikahan. Namun, ada pengecualian dalam kondisi darurat, seperti ketika istri merasa terancam atau mengalami tekanan psikologis berat.Pendapat Ulama tentang Istri yang Meninggalkan Rumah saat BertengkarSayyid Abdurrahman Al-Hadrami dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin membahas situasi ini. Beliau menjelaskan bahwa jika seorang istri merasa sesak, tertekan, dan mudah berteriak saat bersama suami, namun menjadi tenang setelah keluar rumah, maka ia tidak diwajibkan bertahan dalam kondisi yang membahayakan dirinya. Dalam keadaan seperti itu, istri diperbolehkan meninggalkan rumah untuk sementara waktu.Namun, perlu dicatat bahwa ada konsekuensi hukum: hak istri atas nafkah dari suami menjadi gugur selama ia meninggalkan rumah dalam kondisi tersebut. Ini bukan hukuman, melainkan konsekuensi logis dari keputusan untuk menjauh sementara.Kembali Berdamai Setelah Emosi RedaMeninggalkan rumah saat bertengkar bukanlah solusi akhir, melainkan cara untuk meredakan emosi. Tujuannya adalah menghindari mudarat yang lebih besar, bukan untuk mengakhiri pernikahan. Setelah suasana hati membaik, pasangan dianjurkan untuk segera berkomunikasi, saling memaafkan, dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.Islam mengajarkan bahwa memaafkan dan menjaga komunikasi yang baik adalah kunci keharmonisan rumah tangga. Jadi, jika Bunda merasa perlu menjauh sejenak, lakukanlah dengan niat baik dan segera kembali untuk berdamai.

Redaksi-29 Juni 2026
NaraCerita