Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

rumah tangga

Berita dan Informasi rumah tangga

8 artikel ditampilkan

Raisya Bawazier Tegas Minta Cerai, Sudah Pisah Rumah Setengah Tahun
Keluarga

Raisya Bawazier Tegas Minta Cerai, Sudah Pisah Rumah Setengah Tahun

Kabar perceraian Raisya Bawazier akhirnya terungkap. Ia mengaku sudah mantap mengakhiri rumah tangganya dan telah pisah rumah selama enam bulan. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan panjang.Raisya Bawazier akhirnya angkat bicara soal perceraiannya. Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk berpisah sudah final. "Saya sudah mantap," ujarnya singkat. Kuasa hukumnya juga membenarkan bahwa kliennya telah pisah rumah sejak enam bulan lalu.Alasan di Balik KeputusanMeski tidak merinci penyebab pasti, Raisya menyiratkan bahwa ketidakcocokan yang berkepanjangan menjadi pemicu. Ia memilih untuk tidak memperpanjang konflik dan fokus pada masa depan. "Saya ingin move on," tambahnya.Pisah rumah selama enam bulan menunjukkan bahwa proses perceraian ini bukan keputusan instan. Raisya dan suaminya telah berusaha menjalani hidup masing-masing sebelum akhirnya memutuskan untuk resmi berpisah.Dampak pada KeluargaKeputusan ini tentu berdampak pada keluarga, terutama anak-anak. Raisya berusaha menjaga komunikasi tetap baik demi kebaikan buah hati. Ia juga meminta doa agar proses perceraian berjalan lancar.Publik pun ramai memberi dukungan. Banyak yang mengapresiasi keberanian Raisya dalam mengambil keputusan sulit ini.

Redaksi-16 September 2026
Kisah Rumah Tangga Raisya Bawazier dan Zidan: Langkah Berpisah yang Sudah Lama Dijalani
Keluarga

Kisah Rumah Tangga Raisya Bawazier dan Zidan: Langkah Berpisah yang Sudah Lama Dijalani

Publik baru saja dikejutkan dengan kabar bahwa Raisya Bawazier dan Zidan tengah dalam proses perceraian. Ternyata, sebelum gugatan resmi diajukan, rumah tangga mereka sudah lama berjalan tanpa kebersamaan. Zidan pun membuka suara mengenai kondisi tersebut.Pisah Rumah Sebelum GugatanDi hadapan awak media di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026), Zidan mengungkapkan bahwa mereka sudah tidak tinggal serumah. Hal ini bukan keputusan mendadak, melainkan sudah berlangsung cukup lama. "Oh sudah, sudah pisah rumah," ujarnya. Meski tak ingat tanggal pastinya, Zidan menegaskan perpisahan itu sudah terjadi sejak lama.Komunikasi Lewat Kuasa HukumKeputusan untuk berpisah tempat tinggal rupanya sudah dikomunikasikan sejak dini melalui kuasa hukum masing-masing. Zidan menjelaskan bahwa komunikasi formal sudah berjalan sebelum gugatan dilayangkan. "Sudah, dari kemarin juga sudah dikomunikasikan sama kuasa hukum saya," ungkapnya.Harapan Baik untuk Masa DepanMeski harus berpisah, Zidan tetap menyimpan harapan baik untuk Raisya. Ia tidak ingin memperpanjang persoalan dan justru mendoakan yang terbaik untuk mantan istrinya itu. "Ya lebih menyayangkan ke depannya sih, biar dia bisa nemukan orang yang lebih baik lagi mungkin kalau dirasa saya yang kurang," tuturnya.Proses Hukum BerlanjutSidang perdana dengan nomor perkara 1440/Pdt.G/2026/PA.JP terpaksa ditunda karena Raisya tidak hadir. Meski begitu, proses perceraian tetap berjalan di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Majelis hakim akan melanjutkan persidangan sesuai agenda yang berlaku.Kisah rumah tangga Raisya dan Zidan menjadi pengingat bahwa setiap hubungan memiliki perjalanan yang kompleks. Semoga keduanya mendapatkan yang terbaik ke depannya.

Redaksi-02 September 2026
Cadangan Listrik Rumah yang Ramah Lingkungan: Pilihan Solar Generator Praktis
Keluarga

Cadangan Listrik Rumah yang Ramah Lingkungan: Pilihan Solar Generator Praktis

Hidup di Indonesia memang akrab dengan pemadaman listrik, entah karena cuaca ekstrem atau perawatan jaringan. Saat lampu padam, banyak aktivitas jadi terhambat. Kalau dulu kita bergantung pada genset bensin yang berisik dan berasap, sekarang ada alternatif yang jauh lebih bersih dan tenang, yaitu portable solar generator.Alat ini mengandalkan energi matahari yang diubah menjadi listrik, sehingga tidak menghasilkan emisi atau kebisingan. Cocok banget untuk Bunda yang ingin tetap nyaman menjalankan aktivitas di rumah saat listrik mati, atau bahkan saat berkemah bersama keluarga. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa Bunda pertimbangkan.Solusi Ringkas untuk Kebutuhan RinganJika Bunda hanya butuh sumber listrik untuk mengisi ponsel, kamera, atau perangkat kecil lainnya, panel surya lipat bisa menjadi pilihan praktis. FLEXSOLAR E20 PRO dengan daya 20W dan port USB-A dan USB-C sangat mudah dibawa ke mana-mana. Desainnya yang ramping dan ringan membuatnya pas untuk aktivitas outdoor seperti camping atau hiking.Power Station Serbaguna untuk KeluargaUntuk kebutuhan yang lebih besar, power station portabel seperti Tonivaso 300W bisa diandalkan. Dengan kapasitas baterai 167Wh (50.000mAh), alat ini menyediakan berbagai output seperti AC 220V, USB QC3.0, DC, dan Type-C. Bunda bisa menggunakannya untuk menyalakan kipas angin, laptop, atau bahkan rice cooker kecil saat listrik padam.Pilihan lain yang tak kalah menarik adalah PB SOLAR PB-B200 dengan kapasitas 192Wh (60.000mAh) dan output AC 220–250V. Keunggulannya, alat ini bisa diisi ulang sambil digunakan, jadi Bunda tidak perlu khawatir kehabisan daya saat keadaan darurat.Tenaga Besar untuk Rumah TanggaBagi yang butuh cadangan listrik lebih besar, EcoFlow RIVER 2 Pro layak dilirik. Dengan kapasitas 768Wh dan output 800W (bisa naik hingga 1600W dengan teknologi X-Boost), alat ini mampu mendukung banyak perangkat sekaligus. Pengisiannya pun cepat, hanya sekitar 70 menit untuk penuh. Baterai LFP-nya awet hingga 3000 siklus, jadi investasi jangka panjang yang bijak.Tak kalah tangguh, JETE PS800 hadir dengan daya maksimal 800W dan delapan port output. Bunda bisa mengisi daya smartphone, laptop, kamera, drone, lampu, bahkan kulkas mini secara bersamaan. Dengan garansi dua tahun, alat ini menawarkan ketenangan pikiran bagi keluarga.Memilih solar generator memang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Kalau hanya untuk perangkat kecil, cukup panel lipat. Tapi untuk cadangan listrik rumah yang lebih serius, power station dengan kapasitas besar adalah pilihan tepat. Semoga informasi ini membantu Bunda menemukan solusi listrik cadangan yang tepat, ya!

Redaksi-30 Agustus 2026
Kisah Larissa Chou: Saat Pernikahan Terasa Sepi Meski Berdua
Keluarga

Kisah Larissa Chou: Saat Pernikahan Terasa Sepi Meski Berdua

Setelah hampir tiga tahun membina rumah tangga, Larissa Chou mengambil langkah berat untuk menggugat cerai suaminya, Ikram Risadi, ke Pengadilan Agama Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Proses perceraian ini mulai bergulir sejak 15 Juni 2026.Merasa Sendiri dalam PernikahanMenurut Made Rediyudana, kuasa hukum Larissa, alasan utama kliennya menggugat cerai adalah perasaan kesepian yang sudah lama dipendam. Larissa merasa bahwa selama berumah tangga, ia menjalani semuanya sendiri tanpa dukungan yang cukup dari pasangan."Dia merasa sendiri dalam menjalani kehidupan. Dia merasa bahwa selama berumah tangga selalu menjalani semuanya sendiri. Puncaknya terjadi pada Oktober 2025," ungkap Made.Pisah Ranjang Tanpa PertengkaranMenariknya, perpisahan mereka tidak dipicu oleh pertengkaran hebat. Sejak Oktober 2025, Larissa dan Ikram memutuskan untuk tinggal terpisah. Namun, keputusan itu lahir dari rasa lelah dan ketidakmampuan Larissa untuk terus memikul beban seorang diri."Kalau cekcok tidak ada. Dia hanya merasa sudah tidak sanggup memikul semuanya sendiri. Padahal pernikahan seharusnya dijalani oleh dua orang. Sejak Oktober 2025 mereka juga sudah pisah rumah," beber Made.Keputusan Bulat LarissaSebelum gugatan diajukan, tim kuasa hukum telah beberapa kali memastikan apakah Larissa masih ingin mempertahankan rumah tangganya. Namun, ibu dua anak itu tetap teguh dengan keputusannya untuk bercerai."Kami sudah beberapa kali menanyakan apakah masih ada kemungkinan untuk kembali bersama. Tapi keputusan itu sepenuhnya ada di tangan Larissa," pungkas Made.Sidang Perdana dan LanjutanKabar perceraian ini pertama kali mencuat setelah Larissa membagikan ulang unggahan firma hukum Made Rediyudana di Instagram. Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa sidang perdana telah digelar pada 15 Juni 2026, dan sidang lanjutan dijadwalkan pada 29 Juni 2026.Kisah Larissa menjadi pengingat bahwa pernikahan bukanlah tentang berapa lama bertahan, melainkan tentang kualitas kebersamaan. Ketika salah satu pihak merasa sendirian, mungkin sudah saatnya untuk merenungkan kembali apakah hubungan itu masih layak dipertahankan.

Redaksi-03 Juli 2026
Oki Setiana Dewi Buka Suara soal Isu Rumah Tangga yang Beredar
Keluarga

Oki Setiana Dewi Buka Suara soal Isu Rumah Tangga yang Beredar

Beberapa waktu terakhir, publik dihebohkan dengan isu yang menyebut rumah tangga Oki Setiana Dewi sedang tidak baik-baik saja. Spekulasi ini muncul setelah sang suami, Ory Vitrio, mengunggah momen pertemuan mereka di bandara yang dinilai netizen terlihat kaku.Ory sendiri sempat menjelaskan dalam unggahannya bahwa ia dan keluarga tengah bepergian ke luar negeri. Ia juga mengungkapkan alasan pulang lebih awal ke Indonesia karena ada urusan bisnis di Bahrain.“Umma dan anak-anak liburan sekolah sampai akhir Agustus di Indonesia. Baba pulang duluan karena ada meeting di Bahrain,” tulis Ory di Instagram.Klarifikasi Oki Setiana DewiMenanggapi berbagai spekulasi yang beredar, Oki akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa kabar keretakan rumah tangganya sama sekali tidak benar.“Informasi itu tidak benar. Ceramah saya juga dipotong-potong sehingga menimbulkan kesalahpahaman. Ini bukan pertama kali terjadi, jadi saya biasa saja,” ujar Oki dalam sebuah wawancara.Oki mengaku sudah terbiasa dengan pemberitaan miring seperti ini. Ia memilih untuk tidak terlalu ambil pusing dan tetap fokus pada keluarganya.“Tidak berpengaruh pada kehidupan kami. Suami tetap dengan aktivitasnya, saya juga tetap dengan aktivitas saya. Semua berjalan seperti biasa,” jelasnya.Kondisi Keluarga di Tengah IsuDi tengah isu yang menerpa, Oki memastikan bahwa keluarganya baik-baik saja. Ia mengaku tidak ada perubahan berarti dalam kehidupan rumah tangganya.“Keluarga besar juga biasa saja. Tidak ada yang berubah. Kami yakin dalam satu atau dua minggu berita ini akan hilang dengan sendirinya,” ungkapnya.Oki juga menambahkan bahwa ia tidak perlu menjelaskan semuanya secara detail ke publik. Menurutnya, klarifikasi cukup diberikan jika ada yang bertanya langsung.“Kalau ada yang tanya, saya jawab tidak benar. Tapi kalau tidak ada yang bertanya, saya rasa tidak perlu panjang lebar. Nanti beritanya juga akan hilang sendiri,” tutupnya.Oki Setiana Dewi resmi menikah dengan Ory Vitrio pada 12 Januari 2014. Pasangan ini dikaruniai empat orang anak: Maryam Nusaibah Abdullah, Khadeejah Faatimah Abdullah, Ibrahim Muhammad Abdullah, dan Sulaiman Ali Abdullah.

Redaksi-02 Juli 2026
Saat Emosi Memuncak, Apakah Boleh Meninggalkan Rumah?
Keluarga

Saat Emosi Memuncak, Apakah Boleh Meninggalkan Rumah?

Setiap pasangan pasti pernah mengalami perbedaan pendapat. Namun, saat pertengkaran memuncak, beberapa istri memilih untuk meninggalkan rumah sebagai cara menenangkan diri. Apakah keputusan ini tepat dalam Islam? Mari kita bahas bersama agar Bunda bisa mengambil langkah yang bijak.Pandangan Islam tentang Meninggalkan Rumah saat BertengkarDalam Islam, rumah tangga adalah tempat sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun saat terjadi konflik, meninggalkan rumah bukanlah solusi yang dianjurkan. Rasulullah SAW mengajarkan agar pasangan saling menahan amarah dan berdamai. Jika emosi sudah sangat memuncak, ada baiknya Bunda mengambil jeda sejenak di dalam rumah, misalnya ke kamar atau teras, bukan keluar rumah tanpa tujuan.Alternatif Menenangkan Diri Tanpa Meninggalkan RumahJika Bunda merasa perlu menenangkan diri, cobalah cara-cara berikut:Mengambil napas dalam-dalam dan berwudhuMembaca istigfar atau dzikirMenjauh sejenak ke ruangan lain dalam rumahMenulis perasaan di jurnalMenghubungi sahabat atau ibu untuk curhat, bukan melarikan diriTips Berkomunikasi dengan Suami setelah RedaSetelah suasana hati lebih tenang, ajak suami bicara baik-baik. Gunakan kalimat 'aku merasa' daripada 'kamu selalu'. Ingatlah bahwa tujuan utama adalah mencari solusi, bukan memenangkan argumen. Jika perlu, libatkan pihak ketiga yang dipercaya seperti keluarga atau konselor pernikahan.Bunda, meninggalkan rumah saat bertengkar bisa memperkeruh suasana dan menimbulkan masalah baru. Lebih baik, tahan diri dan cari cara positif untuk meredakan emosi. Semoga rumah tangga Bunda selalu diliputi kasih sayang.

Redaksi-01 Juli 2026
Saat Bertengkar, Bolehkah Istri Meninggalkan Rumah? Ini Kata Islam
Keluarga

Saat Bertengkar, Bolehkah Istri Meninggalkan Rumah? Ini Kata Islam

Setiap pasangan pasti pernah mengalami konflik. Ada yang memilih diam, ada pula yang membutuhkan waktu untuk sendiri agar tidak semakin meledak-ledak. Tak jarang, istri memutuskan keluar rumah sejenak saat bertengkar dengan suami. Pertanyaannya, apakah tindakan ini diperbolehkan dalam syariat Islam?Kewajiban Istri dalam Rumah TanggaSebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami hak dan kewajiban suami istri. Dalam Islam, istri memiliki kewajiban untuk menaati suami dalam hal yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat. Kewajiban ini mencakup mengelola rumah tangga, merawat anak, dan menjaga keharmonisan keluarga.Bolehkah Istri Keluar Tanpa Izin Suami?Pada dasarnya, sebagian ulama berpendapat bahwa istri tidak boleh keluar rumah tanpa izin suami. Pendapat ini didasarkan pada hadis yang menekankan pentingnya menjaga hak dan kewajiban dalam pernikahan. Namun, ada pengecualian dalam kondisi darurat, seperti ketika istri merasa terancam atau mengalami tekanan psikologis berat.Pendapat Ulama tentang Istri yang Meninggalkan Rumah saat BertengkarSayyid Abdurrahman Al-Hadrami dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin membahas situasi ini. Beliau menjelaskan bahwa jika seorang istri merasa sesak, tertekan, dan mudah berteriak saat bersama suami, namun menjadi tenang setelah keluar rumah, maka ia tidak diwajibkan bertahan dalam kondisi yang membahayakan dirinya. Dalam keadaan seperti itu, istri diperbolehkan meninggalkan rumah untuk sementara waktu.Namun, perlu dicatat bahwa ada konsekuensi hukum: hak istri atas nafkah dari suami menjadi gugur selama ia meninggalkan rumah dalam kondisi tersebut. Ini bukan hukuman, melainkan konsekuensi logis dari keputusan untuk menjauh sementara.Kembali Berdamai Setelah Emosi RedaMeninggalkan rumah saat bertengkar bukanlah solusi akhir, melainkan cara untuk meredakan emosi. Tujuannya adalah menghindari mudarat yang lebih besar, bukan untuk mengakhiri pernikahan. Setelah suasana hati membaik, pasangan dianjurkan untuk segera berkomunikasi, saling memaafkan, dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.Islam mengajarkan bahwa memaafkan dan menjaga komunikasi yang baik adalah kunci keharmonisan rumah tangga. Jadi, jika Bunda merasa perlu menjauh sejenak, lakukanlah dengan niat baik dan segera kembali untuk berdamai.

Redaksi-29 Juni 2026
Langkah Berani Larissa Chou: Ketika Memilih Diri Sendiri Bukanlah Hal Mudah
Keluarga

Langkah Berani Larissa Chou: Ketika Memilih Diri Sendiri Bukanlah Hal Mudah

Kabar mengejutkan datang dari Larissa Chou. Melalui akun Threads pribadinya, ibu dua anak ini mengonfirmasi bahwa rumah tangganya dengan Ikram Rosadi telah berakhir. Ia mengunggah pernyataan singkat yang penuh makna, bahwa setelah melalui berbagai pertimbangan, ia memantapkan hati untuk bercerai."Ini bukanlah keputusan yang mudah. Tetapi ini adalah keputusan yang tepat untuk saya," tulis Larissa, seperti dikutip dari unggahannya.Keputusan ini menjadi babak baru dalam hidup Larissa, yang sebelumnya juga pernah bercerai dari Alvin Faiz pada 2021. Kini, untuk kedua kalinya, ia harus menghadapi kenyataan pahit sebagai seorang janda.Proses Hukum BerjalanGugatan cerai Larissa sudah terdaftar di Pengadilan Agama Ngamprah, Bandung Barat. Sidang perdana digelar pada 15 Juni 2026, dengan agenda mediasi dan pembacaan gugatan. Sidang lanjutan akan berlangsung pada 29 Juni 2026. Larissa hadir didampingi tim kuasa hukumnya, menunjukkan keseriusannya dalam proses ini.Cinta yang Pernah AdaLarissa dan Ikram menikah pada 3 September 2023. Akad nikah digelar sederhana namun khidmat, dengan maskawin uang tunai Rp20.230.000. Saat itu, Larissa sempat berharap putra sulungnya, Yusuf, bisa menerima Ikram sebagai bagian dari keluarga. Ia juga mengaku sudah memikirkan matang-matang keputusan menerima lamaran Ikram.Namun, hampir tiga tahun berumah tangga, hubungan mereka tak mampu bertahan. Meski belum mengungkap alasan detail perceraian, Larissa menegaskan bahwa keputusan ini sudah melalui proses pemikiran yang panjang.Pelajaran untuk Kita SemuaKisah Larissa mengingatkan kita bahwa pernikahan bukanlah jaminan kebahagiaan seumur hidup. Kadang, berpisah adalah pilihan terbaik untuk menyelamatkan diri sendiri dan anak-anak. Bagi para wanita, terutama ibu rumah tangga, keputusan seperti ini pasti terasa berat. Tapi ingatlah, tidak ada yang salah dengan memilih diri sendiri.Larissa menunjukkan bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah jatuh, tetapi berani bangkit dan melanjutkan hidup. Semoga ke depannya, ia dan anak-anaknya mendapat kebahagiaan yang lebih baik.

Redaksi-26 Juni 2026
NaraCerita