Media Parenting & Keluarga Indonesia
NaraCerita.com
Tag

umkm

Berita dan Informasi umkm

3 artikel ditampilkan

Bukan Cuma Modal, Pendampingan Rutin Jadi Kunci Keluarga Prasejahtera Bangun Ketahanan Finansial
Gaya Hidup

Bukan Cuma Modal, Pendampingan Rutin Jadi Kunci Keluarga Prasejahtera Bangun Ketahanan Finansial

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui naungan Danantara, terus memperkuat perannya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro. Mereka tak sekadar memberi pinjaman tanpa agunan, tapi juga membekali nasabah dengan pendampingan berkelanjutan. Tujuannya jelas: membangun ketahanan keuangan keluarga dalam jangka panjang.Pendampingan Mingguan Membentuk Kebiasaan PositifSalah satu program unggulan PNM adalah Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM). Dalam forum ini, jutaan nasabah PNM Mekaar—kebanyakan perempuan—tidak hanya membayar angsuran, tetapi juga belajar mengelola keuangan, mengembangkan usaha, dan membangun jejaring sesama pelaku usaha.Kegiatan rutin ini secara perlahan membentuk kebiasaan positif. Disiplin menyisihkan pendapatan untuk angsuran berkembang menjadi budaya menabung dan merencanakan keuangan keluarga dengan lebih baik. Hasilnya? Riset BRI Research Institute 2023 mencatat, 69,2 persen nasabah ultra mikro PNM mengalami peningkatan ketahanan finansial. Mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga lebih siap menghadapi situasi darurat.Yang menarik, 48,1 persen responden kini memiliki ketahanan keuangan selama satu hingga dua bulan. Angka ini naik drastis dibanding sebelumnya, saat sebagian besar keluarga hanya mampu bertahan satu hingga dua minggu tanpa pemasukan tambahan.Dampak Luas: Kemandirian Keluarga dan Perekonomian NasionalCOO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menekankan pentingnya pembiayaan yang memberikan manfaat lebih luas. "Penguatan pembiayaan ultra mikro harus mampu memperluas akses usaha masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan," ujarnya.Direktur Utama PNM, Kindaris, menambahkan bahwa ketahanan keuangan keluarga memberi ruang bagi mereka untuk mengambil keputusan finansial lebih bijak. "Keluarga tidak perlu bergantung pada pinjaman ilegal atau menjual aset produktif saat darurat. Mereka bisa mempertahankan usaha, memenuhi kebutuhan pangan, dan menjaga pendidikan anak tetap berjalan," jelas Kindaris.Kondisi ekonomi yang lebih stabil juga berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak. Orang tua bisa memastikan anak tetap sekolah, mendapat gizi cukup, dan tidak terpaksa bekerja membantu ekonomi keluarga.Lebih dari itu, meningkatnya ketahanan finansial jutaan rumah tangga ultra mikro memperkuat perekonomian nasional. Rumah tangga dengan cadangan keuangan lebih siap menjaga konsumsi saat perlambatan ekonomi, sehingga roda ekonomi lokal tetap berputar."Itulah dampak yang terus kami upayakan bersama Danantara: menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya modal usaha, tetapi juga membangun ketahanan keluarga Indonesia," pungkas Kindaris.PNM berkomitmen menghadirkan model pembiayaan terpadu dengan pemberdayaan. Dengan cara ini, akses modal tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi mendorong perubahan perilaku finansial, peningkatan kapasitas usaha, dan lahirnya keluarga Indonesia yang mandiri serta tangguh menghadapi masa depan.

Redaksi-28 Juli 2026
Kisah Nyata Perempuan Prasejahtera yang Berdaya Berkat Pendampingan
Gaya Hidup

Kisah Nyata Perempuan Prasejahtera yang Berdaya Berkat Pendampingan

Bayangkan, seorang ibu rumah tangga yang sebelumnya kesulitan mengakses modal usaha, kini bisa mengembangkan bisnis kulinernya hingga omzet puluhan juta per bulan. Itulah salah satu dampak nyata dari program pemberdayaan yang dijalankan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hingga saat ini, PNM telah melayani 23,3 juta nasabah melalui program Mekaar, yang mayoritas adalah perempuan prasejahtera.Pendapatan Melonjak, Usaha Makin KuatBerdasarkan kajian independen dari INDEKSTAT tahun 2025, dampak positif program ini terlihat jelas. Rata-rata pendapatan bersih nasabah meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan. Artinya, ada tambahan sekitar Rp875 ribu setiap bulan setelah mereka mendapatkan akses pembiayaan dan pendampingan. Tak hanya itu, kemampuan mengembangkan usaha juga meningkat hampir 29 persen. Ini membuktikan bahwa kombinasi modal dan pendampingan mampu mendorong pertumbuhan usaha ultra mikro.Lebih dari Sekadar Pemberi PinjamanDirektur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa tujuan utama perusahaan bukan sekadar menyalurkan modal. "Setiap pembiayaan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup nasabah dan keluarganya. Kami hadir sebagai sahabat pemberdayaan yang mendampingi perempuan prasejahtera untuk tumbuh, berdaya, dan memiliki masa depan lebih baik," ujarnya. Saat ini, PNM beroperasi di 36 provinsi dengan 58 kantor cabang dan lebih dari 4.000 unit layanan Mekaar, didukung 43 ribu Account Officer yang setiap hari turun ke lapangan.Dari Unbankable Menjadi BerdayaMayoritas nasabah PNM sebelumnya termasuk kelompok unbankable dan unfeasible—mereka yang sulit mengakses layanan keuangan formal. Melalui pendekatan inklusif dan berkelanjutan, PNM tidak hanya fokus pada pengembangan usaha, tetapi juga membangun rasa percaya diri, keterampilan wirausaha, dan ketahanan ekonomi keluarga. Program ini menjadi kelanjutan dari inisiatif #CariTauLangkahBaru yang bertujuan memperluas dampak pemberdayaan. Ke depan, PNM berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak perempuan prasejahtera agar bisa naik kelas dan membangun masa depan yang lebih cerah.

Redaksi-26 Juni 2026
Listrik Padam, ASIP Basi: Keluhan Bunda yang Viral
Keluarga

Listrik Padam, ASIP Basi: Keluhan Bunda yang Viral

Pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa belakangan ini membawa dampak luas. Bukan cuma sektor usaha yang merugi, tapi juga ibu rumah tangga, terutama yang memiliki bayi dan mengandalkan ASI perah (ASIP).Kisah Bunda Kehilangan Stok ASIPSeorang ibu dengan akun @ginalevinaa membagikan momen pilu di media sosial. Ia mengunggah foto kantong-kantong ASIP yang mencair karena kulkas tak berfungsi saat listrik padam. “Definisi sakit ga berdarah, susah-susah nabung ASI, leleh dalam sehari gara-gara pemadaman bergilir,” tulisnya. Tabungan ASI selama 5 bulan lenyap dalam sekejap.Unggahan ini langsung viral. Banyak netizen ikut berbagi pengalaman serupa. “Ikut nimbruung.. calon2 ASIP terbuang karena ada pemadaman tanpa informasi dari jam 18.00 an tadi,” tulis akun @n.k***. Tak sedikit yang kehilangan hingga puluhan kantong ASIP.Dampak Nyata bagi UMKMMenteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut pemadaman ini mengganggu operasional usaha kecil. “Yang jualan es, esnya cair. Frozen food juga rusak. Dampak sosialnya kemana-mana,” ujarnya. Pelaku usaha terpaksa menurunkan omzet bahkan merugi.Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengakui pengaruh besar pemadaman terhadap produksi. Pemerintah pun mendorong PLN untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya.Penyebab dan Permintaan Maaf PLNDirektur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. “Kami memahami kesulitan yang dihadapi,” katanya. Penyebab pemadaman adalah gangguan pasokan batu bara dan masalah teknis di dua pembangkit besar. PLN berjanji akan memperbaiki sistem agar pasokan listrik kembali normal.Bagi para ibu, kehilangan ASIP bukan sekadar materi, tapi juga perjuangan dan air mata. Semoga kejadian ini menjadi perhatian agar pasokan listrik lebih andal ke depannya.

Redaksi-25 Juni 2026
NaraCerita